Lantik Tiga Pejabat Eselon II dan 16 Kepala Sekolah, Ini Pesan Gubernur Babel

Avatar photo
Gubernur Babel Hidayat Arsani saat melantik tiga orang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau sekelas pejabat eselon II yang diambil sumpah janji jabatan, sekaligus penugasan dan mutasi sebanyak 16 orang kepala sekolah, di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Senin (19/1/2026).

PANGKALPINANG, LASPELA – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani kembali melantik tiga orang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau sekelas pejabat eselon II sekaligus penugasan dan mutasi 16 orang kepala sekolah, Senin (19/1/2026).

Ketiga pejabat eselon II yang dilantik tersebut diantaranya Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) yang dijabat Yunan Helmi yang dulunya menjabat sebagai Asisten III Setda Pemprov Babel, sementara M Haris AR AP yang dulunya Kepala Bakuda Babel menduduki posisi baru sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Babel menggantikan posisi Asban Aris yang kini menjabat Asisten III.

Usai melakukan pelantikan, Gubernur Babel Hidayat Arsani mengucapkan selamat kepada yang dilantik hari ini, dan berharap amanah baru yang diberikan ini dapat dijalankan sebaik-baiknya.

Baca Juga  Wakapolda Babel Sidak Polsek di Bangka Barat

“Apa yang kurang baik, kita minta dapat diperbaiki. Dan apa yang sudah baik dapat dipertahankan terus,” ucapnya.

Tak lupa Hidayat Arsani menitipkan pesan agara kepada para Kepala Sekolah menjauhkan diri dari keterlibatan politik.

“Saya ucapkan selamat bertugas. Kepala sekolah tidak boleh berpolitik, jadi lah kepala sekolah bermatabat dan jaga profesional kerja,” ujarnya.

Ia mengharapkan, dengan posisi yang baru akan muncul energi baru. Gunakan pengalaman di posisi sebelumnya sebagai modal untuk memperbaiki kekurangan di tempat yang baru dan ambil praktik yang baik untuk dikembangkan lebih luas.

Baca Juga  Wakili Babel Atlet Orado Babar Melaju ke Kerjurnas di Bogor

“Dan ingat, kebijakan yang saudara ambil harus berlandaskan pada prinsip akuntabilitas kompetensi dan loyalitas kepada bangsa dan negara,” tegasnya

Ia menyadari, bahwa dirinya tidak bisa berjalan sendiri. Untuk itu ia memohon dukungan kerjasama dan kolaborasi dari seluruh pihak.

“Mari kita bangun komunikasi yang terbuka dan harmonis demi kemajuan anak-anak kita kita ingatkan bahwa sekolah bukan sekedar gedung tempat mentransfer ilmu melainkan sumber awal peradaban tempat karakter bangsa dibentuk,” tutupnya. (chu)

 

[Heateor-SC]