Home / BANGKA BELITUNG / NEWS / PANGKALPINANG

Selasa, 27 April 2021 - 21:53 WIB

Gubernur Babel Pastikan Aktivitas Bongkar Muat Kapal Berjalan 24 jam

PANGKALPINANG, LASPELA – Tidak efisiensinya bongkar muat kapal barang sandar di Pelabuhan Pangkal Balam yang harus menunggu esok hari, disinyalir berdampak pada tingginya harga barang yang beredar di masyarakat sehingga dapat menghambat percepatan pemulihan ekonomi khususnya di pasca pandemi Covid-19.

Dengan alasan tersebut, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan sidak atau kunjungan ke Pelabuhan Pangkal Balam, Senin (26/4/2021) malam, untuk memastikan secara langsung aktivitas bongkar muat berjalan 24 jam, meskipun di malam hari.

Ditemani GM PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Pangkal Balam Noval Hayin, Kepala KSOP Rico, Kepala Dinas Peridustrian dan Perdagangan Babel Sunardi, Direktur BUMD Babel Saparuddin, dan Staf Khusus Gubernur, melihat secara langsung beberapa kapal yang bersandar dan melakukan aktivitasnya.

Gubernur pada kesempatan itu mengapresiasi PT Pelindo dan anak perusahaan PT PTP serta KSOP atas kerja keras dan kerja cepat melaksanakan bongkar muat untuk tujuan ekspor ke negara Singapura.

Namun pada kesempatan itu pihaknya juga menemui sejumlah kapal yang bersandar menunggu bongkar muat di keesokan hari.

“Ternyata masih ada beberapa perusahaan atau agen kapal yang belum mematuhi instruksi gubernur berkenaan dengan efisiensi dan percepatan pemulihan ekonomi di Bangka Belitung ini,” jelasnya

Gubernur menginginkan agar operasional di Pelabuhan Pangkal Balam ini berjalan 24 jam.

“Kita ingin operasional di Pelabuhan Pangkal Balam yang merupakan pintu gerbang pengembangan ekonomi kita ini menjadi lebih efisien dan efektif dan tenaga kerjanya pun terbagi,” tegasnya.

Untuk itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil stakeholders pelabuhan seperti perusahaan kapal, perusahaan bongkar muat, serta perwakilan pekerja yang akan dipertemukan untuk berdiskusi terkait tidak dilakukannya bongkar muat secara langsung.

Gubernur dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi ini berkeinginan agar target-target catatan devisa ekspor Bangka Belitung dapat terus meningkat.

Sembari menunggu pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam yang direncanakan mulai tahun ini, pelaksanaan aktivitas bongkar muat harus dilaksanakan 24 jam sebagai solusi untuk meningkatkan ekspor Bangka Belitung selain memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha.

Menanggapi kunjungan dan arahan gubernur, GM PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Pangkal Balam, Noval Hayin mengatakan pihaknya akan terus mendukung Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi, dengan mengoptimalkan kinerja melalui efektivitas keluar masuk barang di Pelabuhan Pangkal Balam ini.rill/(wa)

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Hidayat Arsani Lobi Partai Amanat Nasional | BANGKA BELITUNG

BANGKA BELITUNG

Pertandingan dan Lomba Meriahkan HUT Persit

BANGKA BELITUNG

Ingin Rapid Test di RSUD Beltim? Ini Kriterianya

BANGKA BELITUNG

Pemkab Bangka Barat Fasilitasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tahun 2020

BANGKA BELITUNG

Kembangkan Usaha, Anggota Sekolah Perempuan Desa Jelutung II Terima Bantuan

BANGKA BELITUNG

Sukseskan Sensus Penduduk Online 2020, BPS Bangka Kerjasama Dengan Kejari

BANGKA BELITUNG

Revisi Perda Nomor 10 Tahun 2020, Babel Terapkan Sanksi Langsung Bagi Pelanggar Prokes

BANGKA BELITUNG

Tiap Elemen Masyarakat Harus Bersatu Padu Bangun Babel
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: