Hari Pers Nasional, PWI dan Pokja Jurnalis Basel Gelar Lomba Tulis Cerita Rakyat Tingkat SMP se Basel


Oleh: Nopranda Putra



TOBOALI, LASPELA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka Selatan bersama Kelompok Kerja (Pokja) Jurnalis bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar lomba menulis cerita rakyat tingkat pelajar SMP se-Bangka Selatan.

Lomba menulis ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional tahun 2021 di Bangka Selatan. Selain itu, lomba ini adalah tindak lanjut dari kegiatan pelatihan jurnalistik yang digelar PWI dan Pokja Basel tahun 2020 lalu.

“Pada peringatan HPN tahun 2021 ini, PWI dan Pokja bersama Dindikbud Basel kembali menggelar lomba menulis, kali ini yang kita lombakan adalah menulis cerita rakyat atau bisa juga legenda untuk tingkat pelajar SMP, selain tindak lanjut dari pelatihan jurnalistik tahun lalu, kita harapkan melalui lomba menulis ini dapat meningkatkan gerakan literasi sekolah,” kata Ketua PWI sekaligus Ketua Pokja Jurnalis Basel Dedy Irawan didampingi pengurus dan anggota, Kamis (18/2).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan Sumadi menyebutkan lomba menulis cerita rakyat ini selain untuk meningkatkan gerakan literasi sekolah juga untuk menggali cerita rakyat yang akan dituangkan dalam sebuah tulisan.

“Nanti masing-masing peserta SMP harus menuangkan cerita rakyat atau bisa juga legendanya ke dalam tulisan, tentu masing-masing SMP punya cerita atau legenda dari daerahnya masing-masing, cerita rakyat biasanya fiksi, sedangkan legenda biasanya fakta sejarah, jika tulisan sudah terkumpul semua akan kita buatkan buku kumpulan cerita rakyat Bangka Selatan,” jelas Sumadi.

Sementara itu, Sekretaris PWI Basel, Wiwin Suseno menyebutkan tulisan para pemenang selain akan diterbitkan di media massa, tulisan legenda cerita fakta sejarahnya juga akan diliput oleh media elektronik.

“Untuk tulisan yang dilombakan minimal 700 karakter, lomba menulis cerita rakyat ini sangat menarik, kumpulan tulisan bisa kita bukukan, cerita yang menarik bisa kita angkat menjadi sebuah film pendek menceritakan tentang sejarah atau legenda daerah Bangka Selatan dan akan menjadi media promosi Bangka Selatan tentunya,” ujar Wiwin.

Adapun lomba menulis cerita rakyat atau legenda dimulai pada 18 Februari – 4 Maret 2021. Tulisan dikirimkan ke email [email protected] Panitia PWI, Pokja dan Dindikbud Basel akan memilih 6 peserta terbaik dan akan mendapatkan tropi, piagam serta bonus uang pembinaan.

– Juara I, Tropi dan Piagam, Bonus Pembinaan Rp 1.000.000,-
– Juara II, Tropi dan Piagam, Bonus Pembinaan Rp 750.000,-
– Juara III, Tropi dan Piagam, Bonus Pembinaan Rp 500.000,-
– Juara IV, Tropi dan Piagam, Bonus Pembinaan Rp 300.000,-
– Juara V, Tropi dan Piagam, Bonus Pembinaan Rp 200.000,-
– Juara VI, Tropi dan Piagam, Bonus Pembinaan Rp 100.000,-. ( Pra)

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Dihadapan Kepsek dan Guru, Erzaldi : Rencana Sistem Pembelajaran Melalui Aplikasi Berbasis Android Masih dalam Proses

BANGKA BELITUNG

Gubernur Erzaldi Tinjau Dua Lokasi Bersama Kapolda Babel dan Bupati Beltim

BANGKA BELITUNG

Layani Aduan Masyarakat, Gubernur Babel Buka Akses Respons Cepat

BISNIS

Dengan Bisma, Bekraf Himpun Data 2,2 Juta Wirausaha Ekonomi Kreatif

BANGKA BELITUNG

Manjakan Pengunjung, New Lesehan Green Toboali Suguhkan Live Musik

BANGKA BELITUNG

Asyik Bertamu, Sahrial Diciduk Reskrim Polsek Toboali

BANGKA BELITUNG

Bawaslu Basel petakan IKP 2019

BANGKA BELITUNG

Gubernur Babel Panen Raya di Desa Batu Betumpang
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: