Home / BANGKA BELITUNG / KABUPATEN BELITUNG / NEWS / PANGKALPINANG

Minggu, 7 Februari 2021 - 09:09 WIB

KEK Tanjung Kelayang Diresmikan, Siap Tampung 5.000 Pekerja

SIJUK, LASPELA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan jika Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang di Belitung diresmikan, maka diperkirakan menyerap ribuan pekerja.

Hal ini ia dikemukakan saat rapat konsolidasi bersama Gubernur Erzaldi Rosman, para deputi Kemenparekraf RI, dan pengelola kawasan, Banyu Sinergi Multikarya serta pelaku usaha, dalam hal ini manajemen Seraton Hotel, Sabtu (6/2/2021) di Seraton Hotel.

“Diperkirakan kawasan ini mampu menyerap lapangan pekerjaan hingga lima ribu orang memasuki tahun 2025,” ungkap Sandi.

Nah, walau pandemi cukup mengkhawatirkan dan membuat penundaan peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang yang telah ditetapkan sejak 14 Maret 2019, namun demikian melihat kondisi saat ini di Bangka Belitung, pengembangannya tetap dapat dilanjutkan. Hal ini karena, pengembangan KEK akan berdampak positif bagi Bangka Belitung secara keseluruhan. Maka, KEK Tanjung Kelayang harus segera diresmikan.

KEK Tanjung Kelayang sangat memenuhi syarat. Ditambah letak geografis Babel khususnya Pulau Belitung yang merupakan jalur pusat pelayaran membuatnya menjadi objek wisata bahari yang luar biasa.

Sport tourism, eco wisata, dan keunggulan geostrategi Belitung dikatakan Menparekraf Sandi menjadi modal kuat Kawasan Tanjung Kelayang.

Selain itu Pantai Pasir Putih, batu granit raksasa yang menjadi ciri dari Belitung dan kunjungan-kunjungan lainnya juga membuat kawasan ini dapat ditetapkan menjadi KEK Tanjung Kelayang sejak 14 Maret 2019.

“Sudah saya coba sendiri saat melaksanakan mini triathlon pagi ini dengan mengelilingi Kawasan Tanjung Kelayang dan sangat berpotensi untuk sport tourism, eco wisata, keunggulan geostrategi,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Erzaldi mengapresiasi dukungan yang telah dilakukan Kemenparekraf RI atas KEK Tanjung Kelayang.

“Kami sangat berharap KEK ini segera dilakukan peresmiannya oleh bapak Presiden RI, sebab sudah pasti tidak hanya berdampak pada kawasan ini saja, tetapi juga Babel secara keseluruhan,” harapnya.

Dalam pengembangannya, gubernur yakin KEK ini mampu mengundang dan menambah investor lainnya untuk potensi usaha.

Lebih lanjut dikatakan bahwa sebelum atau sesudah diresmikan tentunya Babel perlu mempersiapkan banyak hal, tidak hanya konsolidasi.

“Selama prokes dijalankan dengan ketat oleh semua pihak, tentunya akan tetap mampu meneruskan rencana atas KEK dan membuat wisata dan ekonomi kreatif Babel bangkit kembali,” jelasnya.

Banyak orang yang tidak tahu apa yang dimiliki oleh Babel, dalam rapat ini Banyu Sinergi Multikarya sebagai pihak pengelola berkesempatan melakukan pelaporan tentang KEK Tanjung Kelayang di depan menteri dan gubernur.

“KEK tidak diberikan sembarangan, hanya beberapa daerah saja yang mendapatkan dan persiapan puncak peresmian oleh presiden masih terus dipersiapkan di lahan seluas 150 hektar ini,” tutup Deri, perwakilan Banyu Sinergi Multikarya.rill/(wa)

Share :

Baca Juga

BANGKA BELITUNG

Cerita Sofan Sebagai Pasukan Trikora dan Dwikora

BANGKA BELITUNG

BI Gelar Seminar Babel Economic Forum 2019, Guna Dorong UMKM Babel Manfaarkan Ekonomi Digital

BANGKA BELITUNG

Seorang Nelayan Dikabarkan Hilang di Perairan Babuar

BANGKA BELITUNG

Ratusan Pelajar Daftar Program Beasiswa PT Timah Tbk di SMAN 1 Pemali

KABUPATEN BANGKA TENGAH

Penambang Ilegal di Dam Jebol Lampur Kembali Ditertibkan

BANGKA BELITUNG

KPU Pangkalpinang Gelar Rakor Evaluasi Fasilitas Kampanye 2019

BANGKA BELITUNG

Pastikan Keamanan Stok Beras Gubernur dan Kapolda Kunjungi RMP Batu Betumpang

BANGKA BELITUNG

Bupati Babar Himbau Pengusaha Sukseskan Tax Amnesty
Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: