BAKAM, LASPELA — Sebanyak 300 personel TNI dari Batalyon 501/BY Kostrad melakukan aksi terjun payung dalam Latihan Komando Gabungan (Kogab) yang digelar di Desa Mabat, Kecamatan Bakam, Bangka, Rabu (19/11/2025).
Ratusan prajurit tersebut diterjunkan dari pesawat C130 Herkules Linud Milik TNI AU.
Aksi terjun massal itu menjadi salah satu bagian dari skenario latihan yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pasukan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman serta memperkuat pengamanan di wilayah strategis.
Danrem 045/Garuda Jaya, Kolonel Infanteri Nur Wahyudi menjelaskan bahwa latihan tersebut merupakan latihan terintegrasi lintas matra TNI.
“Ini merupakan latihan terintegrasi TNI AD, AU, dan AL. Sebelumnya juga sudah kita lihat ada pengeboman yang dilakukan melalui pesawat TNI AU,” katanya.
Ia menambahkan, aksi terjun payung yang terlihat di Desa Mabat merupakan bagian dari latihan terjun taktis (Juntis) yang dilaksanakan oleh pasukan Divisi II Kostrad.
“Ada beberapa rangkaian latihan yang akan dilakukan. Latihan yang kita saksikan tadi adalah latihan Juntis dari pasukan Divisi II Kostrad,” ujarnya.
Latihan Kogab ini menjadi salah satu upaya TNI meningkatkan kemampuan tempur, koordinasi antarmatra, hingga penguasaan berbagai jenis medan.
Menurutnya, usai melakukan terjun payung para prajurit akan melakukan sejumlah rangkaian latihan seperti penyergapan, pengendapan dan aksi lainnya.
Melalui latihan terintegrasi lintas matra, TNI menegaskan komitmen negara dalam menjaga keamanan, kedaulatan, serta sumber daya strategis nasional di Bangka Belitung. (mah)


Leave a Reply