MUNTOK, LASPELA – Bong Ming Ming tampaknya sudah memikirkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. Ia berkeinginan melanjutkan pengabdiannya untuk Kabupaten Bangka Barat (Babar) sebagai wakil bupati.
Namun, keinginan itu dikatakannya jika masih dipercaya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai yang membawanya terpilih pada pilkada lalu. Lalu siapa bakal calon bupati yang ingin dia dampingi?
Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) itu ternyata masih setia dengan Sukirman. Ia telah mengikrarkan diri siap jika dipilih untuk menjalankan jabatan untuk periode kedua. Bahkan, mereka sudah punya slogan yakni “Bersanding” (Bersama Sukirman-Bong Ming Ming).
“Yang jelas pada prinsipnya saya sudah pastikan dari awal, tatkala Pak Bupati maju sebagai bupati lagi Pak Haji Sukirman, saya Insyaallah akan tetap menjadi pendampingnya. Komitmen PKS untuk mendukung pasangan ‘Bersanding’ ini Insyaallah masih tetap akan lanjut, tapi politik kan dinamis. Tapi saya meyakini komitmen PKS itu sendiri akan mengawal pasangan Bersanding ini sampai jilid 2,” katanya, Rabu (15/6/22).
Alasan Bong Ming Ming masih betah ingin menjadi wakil bupati mendampingi H. Sukirman, menurutnya selain bisa menjadi orang tua yang mengayomi, Sukirman juga memberikan ruang yang cukup luas bagi dirinya sebagai wakil untuk melakukan beberapa hal.
“Terkadang dia tidak tahu kalau saya sudah melakukan sesuatu, setelah itu saya baru melaporkan tapi dia tidak pernah protes, selama itu untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat banyak. Seorang pemimpin yang seperti ini yang susah untuk dicari. Jadi untuk apa saya menjadi bupati kalau kita sudah mempunyai pemimpin yang seperti itu,” ungkapnya.
Bong Ming Ming juga mengungkapkan banyak hal yang telah ia lakukan bersama Sukirman. Menurutnya, tidak mungkin ada seorang kepala daerah bisa bekerja sendiri menyelesaikan persoalan-persoalan daerahnya. Hal itu tetap membutuhkan kerja sama yang baik antara bupati dan wakilnya.
“Jadi sedikit gambaran tentang beliau. Beliau itu sangat bijaksana, jadi saya merasa kalau ada seorang kepala daerah itu bisa bekerja sendiri, saya angkat jempol, bisa menyelesaikan persoalan-persoalan daerahnya dengan bekerja sendiri. Saya aja ditinggal Pak Bupati hari ini saya kelimpungan kerepotan . Begitu juga dengan beliau, di situ lah kita melihat kerja sama yang baik antara bupati dan wakil,” katanya.
Namun, Bong Ming Ming mengatakan, jika Bupati Sukirman tidak mencalonkan diri lagi sebagai kepala daerah di pemilu yang akan datang, maka dirinya yang akan maju sebagai calon orang nomor satu di Negeri Sejiran Setason.
“Insyaallah, demi melanjutkan Bangka Barat maju, sejahtera, dan bermartabat, juga demi masyarakat Bangka Barat dan kabupaten yang saya cintai, saya akan siap,” ucapnya.
Namun, Bong Ming Ming berharap pilkada 2024 mendatang dapat berjalan aman, damai dan tertib. Diketahui saat ini tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) sudah dimulai pada bulan Juni 2022.
“Pendidikan politik yang harus diberikan kepada masyarakat. Ketika kita ingin menghadirkan seorang pemimpin yang baik dan benar untuk negeri ini, kita harus melaksanakan Pemilu yang bersih, paling penting itu,” katanya. (Oka)