Tahun Depan UBB Buka 3 Program Studi Magister

• Tambah 7 Program Strata-1

PANGKALPINANG, LASPELA – Terobosan dilakukan Universitas Bangka Belitung (UBB) dalam upaya pengembangan keilmuan di Bumi Serumpun Sebalai. Universitas Negeri ini berencana akan membuka program studi baru.

Program tersebut untuk studi Magister atau S2. Demikian diungkapkan Rektor UBB, Dr. Ibrahim, MSi, di ruang rapat Gedung Rektorat, Kampus Terpadu UBB, Senin (26/10/2020) kemarin.

Ibrahim menyebutkan, ada 3 program magister yang dibuka yaitu hukum, pertanian dan manajemen. Ketiga program itu ditargetkan dibuka saat penerimaan mahasiswa tahun depan. “Bagi para alumni ada keinginan untuk melanjutkan tidak perlu jauh-jauh lagi, begitu juga akan memperkuat hubungan dengan dunia eksternal khususnya yang ada di Bangka Belitung,” ujarnya.

Selain membuka program magister, lanjut Ibrahim, UBB akan menambah program S1 diantaranya Teknologi Informasi, program sarjana Tata Ruang dan Perencanaan Wilayah, program sarjana Bisnis Digital, program sarjana Arsitektur, program sarjana Ilmu Komunikasi, program sarjana Pendidikan Bahasa Inggris, dan program sarjana Teknologi Pemanfaatan Hasil Perikanan.

Ibrahim berharap dengan bertambahnya program studi S1 dan magister, angka penerimaan mahasiswa UBB semakin melonjak. “Ini Insya Allah sedang kami kerjakan, karena kami percaya kampus itu bisa besar kalau prodi itu banyak dan mahasiswanya banyak,” ungkap Ibrahim.

Dalam kesempatan itu juga, pihak Universitas melakukan pertemuan bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UBB dengan agenda menandatangani nota kesepahaman. Penandatanganan juga dilakukan Dekan Fakultas Hukum Dr. Dwi Haryadi, S.H., M.H., dengan Ketua IKA FH Deky Jaya, S.H., terkait pengembangan keilmuan.

Dr Ibrahim turut mengomentari kehadiran IKA UBB yang berkomitmen untuk terus bersinergi memajukan UBB. “Kebutuhan administrasi menuntut kita untuk saling tetap mementingkan administrasi, karena bagi kami selama ini ada MoU atau tidak, IKA UBB ada di hati kami,” tuturnya.

Sementara, Ketua IKA UBB, Andi Yusti, ST mengakui adanya tanggung jawab moril untuk membesarkan UBB sebagai alumni. “Secara beban moral saya ingin pada masa saya dan pengurus IKA UBB bisa berkontribusi, bahwa kita akan memberikan edukasi, baik itu pembinaan, maupun peluang karir,” katanya.

“Kedepannya kita berharap ada kegiatan-kegiatan yang bisa disinergikan, dan IKA UBB siap membantu baik itu dijajaran Fakultas maupun ditingkat Universitas sesuai koridor keilmuannya masing-masing,” tutup Andi. (rill/rga)

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d blogger menyukai ini: