Meski Nikmat, Ternyata Minum Es saat Berbuka Puasa Sebabkan Kinerja Lambung Melambat

Avatar photo
Ilustrasi Es minuman berbuka puasa (Ist)

SUNGAILIAT, LASPELA – Kebiasaan berbuka puasa dengan minuman dingin atau es ternyata perlu diwaspadai.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka, Nora Sukma Dewi mengingatkan bahwa konsumsi air es saat perut dalam kondisi kosong dapat memengaruhi kinerja lambung.

Menurut Nora, air dingin yang masuk ke tubuh perlu penyesuaian suhu terlebih dahulu.

Jika langsung masuk ke lambung dalam keadaan kosong, hal itu bisa memicu kontraksi pada lambung.

“Air dingin yang masuk ke lambung saat kosong dapat menyebabkan kontraksi, sehingga perut terasa kembung dan penuh. Bahkan bisa membuat seseorang menjadi tidak nafsu makan,” katanya, Jum’at (20/2/2026).

Baca Juga  Beri Ruang untuk UMKM, Arnadi Sebut Bazar Ramadan di Masjid Agung Kubah Timah Kebijakan Tepat

Ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena sistem pencernaan membutuhkan adaptasi terhadap perubahan suhu yang mendadak setelah seharian tidak menerima asupan makanan dan minuman.

Sebagai alternatif, Nora menyarankan masyarakat untuk berbuka puasa dengan minuman hangat, seperti teh hangat manis.

Minuman hangat dinilai lebih ramah bagi lambung serta membantu mengembalikan kadar gula darah yang menurun setelah berpuasa seharian.

Baca Juga  Beri Ruang untuk UMKM, Arnadi Sebut Bazar Ramadan di Masjid Agung Kubah Timah Kebijakan Tepat

“Cairan hangat membuat pencernaan lebih nyaman. Dengan begitu, kita bisa makan tanpa gangguan,” jelasnya.

Selain itu, minuman hangat juga dapat dipadukan dengan camilan manis yang menyehatkan, seperti kurma, untuk membantu memulihkan energi tubuh secara bertahap.

Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memilih menu berbuka puasa demi menjaga kesehatan selama bulan Ramadan. (mah)

[Heateor-SC]