SUNGAILIAT, LASPELA — Pemerintah Kabupaten Bangka mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok dengan menjalin kerja sama resmi bersama Perum Bulog.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di OR Kantor Bupati Bangka, Kamis (22/1/2026).
Kerja sama ini difokuskan pada penguatan peran Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, terutama saat terjadi gejolak harga maupun potensi kelangkaan komoditas di pasaran.
Bupati Bangka, Fery Insani menegaskan peran vital Bulog sebagai penyangga pasar ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan signifikan.
“Kondisi ekonomi selalu dihadapkan pada fluktuasi harga. Ketika harga bahan pokok memberatkan masyarakat atau terjadi kelangkaan, di situlah Bulog harus hadir melakukan intervensi pasar agar harga tetap terkendali,” katanya.
Menurutnya, konsumsi masyarakat memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas ekonomi daerah.
Hampir 60 persen pendapatan masyarakat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.
“Tanpa peran Bulog, kita bisa membayangkan bagaimana lonjakan harga beras dan kebutuhan pokok lainnya ke depan,” ujarnya.
Melalui MoU ini, Pemkab Bangka berharap koordinasi dengan Bulog dapat semakin optimal dalam menjaga stok pangan, menekan laju inflasi daerah, serta melindungi daya beli masyarakat. (mah)






