Tahun 2026, Dana Desa di Kabupaten Bangka Dipangkas Hampir 65 Persen

Avatar photo
Kepala Dinpemdes Bangka, Dalyan Amrie (dok)

SUNGAILIAT, LASPELA — Dana Desa di Kabupaten Bangka pada tahun anggaran 2026 mengalami pemangkasan signifikan hingga mencapai sekitar 65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpemdes) Kabupaten Bangka, Dalyan Amrie mengatakan, pagu anggaran Dana Desa untuk seluruh desa di Kabupaten Bangka tahun 2026 telah disampaikan kepada pemerintah desa.

“Untuk Dana Desa tahun 2026, pagu anggaran seluruh desa di Kabupaten Bangka sudah disampaikan. Namun anggarannya terkoreksi atau berkurang cukup signifikan,” kata Dalyan, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 total Dana Desa di Kabupaten Bangka hampir mencapai Rp60 miliar.

Baca Juga  Dana Desa Tahun Ini Dipangkas hingga 67 Persen, Tiap Desa Hanya Terima Kisaran 400 Juta

Sementara pada tahun 2026, total anggaran yang diterima seluruh desa hanya sekitar Rp20,5 miliar.

“Artinya hampir 65 persen mengalami pengurangan. Termasuk juga Alokasi Dana Desa (ADD) dari kabupaten juga ikut berkurang,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, besaran Dana Desa yang diterima masing-masing desa pun mengalami penurunan drastis.

Dalyan menyebut, desa dengan anggaran terendah pada tahun 2026 menerima sekitar Rp220 juta.

“Yang paling kecil itu Rp220 juta, seperti Desa Dwi Makmur, Maras Senang, dan Merawang,” katanya.

Baca Juga  Anggaran Dipangkas, Para Kades di Kabupaten Bangka Diminta Prioritaskan Program Nasional

Sementara itu, desa dengan Dana Desa tertinggi pada tahun ini hanya menerima sekitar Rp377 juta.

Angka tersebut jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau tahun 2025, ada sekitar 20 desa yang menerima Dana Desa di atas Rp1 miliar,” ungkap Dalyan.

Ia menegaskan, penurunan anggaran ini harus disikapi dengan bijak oleh pemerintah desa, terutama dalam menyusun prioritas program dan penggunaan anggaran agar tetap tepat sasaran.

“Ini yang harus disikapi oleh kawan-kawan pemerintah desa terkait kondisi keuangan desa tahun ini,” tukasnya. (mah)

[Heateor-SC]