SUNGAILIAT, LASPELA — Pemerintah desa di Kabupaten Bangka diminta untuk memprioritaskan program nasional, menyusul adanya pemangkasan anggaran Dana Desa pada tahun 2026.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpemdes) Kabupaten Bangka, Dalyan Amrie menegaskan, penurunan anggaran Dana Desa merupakan kebijakan pemerintah pusat yang wajib ditaati oleh seluruh pemerintah daerah dan desa.
“Ini sebenarnya kebijakan dari pusat yang harus kita taati. Namun ada poin-poin yang sudah kami arahkan kepada para kepala desa untuk memanfaatkan anggaran yang lebih kecil dibandingkan tahun 2025,” katanya, Senin (19/1/2026).
Ia menyebutkan, penggunaan Dana Desa tahun 2026 harus berpedoman pada Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 16 Tahun 2025.
“Ada delapan prioritas yang harus disiapkan oleh kawan-kawan kades, agar apa yang menjadi keinginan pemerintah pusat juga diselaraskan dengan kondisi setiap desa bisa berjalan dan seiring, walaupun dananya kecil tapi semua program bisa terlaksana,” jelasnya.
Dikatakannya, pada tahun 2025 lalu Dana Desa yang diterima masing-masing desa di Kabupaten Bangka berkisar antara Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar.
Namun pada tahun 2026, skema penyaluran Dana Desa mengalami perubahan.
Secara keseluruhan, total Dana Desa untuk Kabupaten Bangka tahun 2026 hampir mencapai Rp52 miliar.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp20 miliar disalurkan sebagai Dana Desa reguler, sementara sekitar Rp32 miliar dialokasikan khusus untuk pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih.
Menurutnya, hal itu adanya perubahan sistem kebijakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan.
Selain tetap memperhatikan otonomi desa, sebagian besar anggaran juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan KDMP.
“Tahun ini ada dua jenis Dana Desa yang digunakan. Pertama Dana Desa reguler, yang pagunya sudah ditetapkan untuk setiap desa. Kedua untuk mendukung implementasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah pusat telah mempertimbangkan kebijakan tersebut secara matang.
Oleh karena itu, pemerintah desa diharapkan siap beradaptasi dan mampu mendukung seluruh prioritas program nasional.
“Saya mengharapkan semua desa harus bijak dan mampu untuk mendukung semua prioritas pusat,” tukasnya. (mah)






