Dipengaruhi Kondisi Cuaca, Tiga Tahun Terakhir Kasus Kebakaran di Bangka Cenderung Menurun

Avatar photo
Editor: Iwan Satriawan
Plt Kabid Damkar Bangka, Zalfika Ammya (dok)

SUNGAILIAT, LASPELA — Kabupaten Bangka mencatat penurunan signifikan pada jumlah kejadian kebakaran dalam tiga tahun terakhir.

Data ini menunjukkan tren positif dalam upaya pencegahan serta pengendalian kebakaran, baik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran permukiman.

Pada tahun 2025, total kejadian kebakaran tercatat 32 kasus, terdiri dari 20 kasus karhutla dan sisanya kebakaran rumah.

Angka ini turun dibandingkan tahun 2024, yang mencatat 62 kejadian dengan rincian 51 karhutla dan 8 kebakaran rumah.

Penurunan paling drastis terlihat jika dibandingkan dengan tahun 2023, ketika Bangka mengalami 311 kejadian kebakaran, 299 diantaranya kasus karhutla dan 7 kebakaran rumah.

Plt Kabid Damkar Bangka, Zalfika Ammya menjelaskan bahwa menurunnya angka kebakaran pada 2025 dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang cenderung basah.

“Tahun ini lebih banyak hujan dibandingkan kemarau panjang pada tahun sebelumnya, sehingga potensi karhutla jauh berkurang,” katanya, Jumat (28/11/2025).

Namun demikian, pihak Damkar menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan lingkungan dari potensi kebakaran.

Meski angka kebakaran menurun, Damkar Bangka justru mencatat peningkatan pada kegiatan non-kebakaran.

Dimana pada tahun 2024 terdapat 196 kegiatan, sementara pada 2025 meningkat menjadi 292 kegiatan, seperti penyemprotan selokan tersumbat, pelepasan cincin dari jari warga, hingga evakuasi hewan. (mah)

Leave a Reply