TOBOALI, LASPELA – Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Basel) secara resmi meluncurkan website terbaru dengan alamat ukpbj.bangkaselatankab.go.id.
Peluncuran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Basel dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Website ini diharapkan menjadi pusat informasi resmi terkait seluruh kegiatan pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemkab Basel. Melalui laman tersebut, masyarakat, pelaku usaha, dan aparatur pemerintah dapat mengakses berbagai data penting secara cepat dan mudah,” kata Kepala UKPBJ Bangka Selatan, Dedy Yuniardi, di Toboali, Selasa (4/11/2025).
Ia menjelaskan, beberapa informasi yang tersedia dalam website antara lain pengumuman dan jadwal kegiatan pengadaan, panduan serta regulasi pengadaan, informasi e-Katalog lokal dan nasional, data kontak UKPBJ, hingga berita terkini seputar pelaksanaan pengadaan di daerah.
“Peluncuran website ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem pengadaan yang transparan, efisien, dan berintegritas. Bukan itu saja. Website ini kami hadirkan untuk mendekatkan layanan UKPBJ kepada masyarakat dan pelaku pengadaan,” terang Dedy.
“Dengan adanya website ini, kedepannya seluruh informasi pengadaan dapat diakses tanpa harus datang langsung ke kantor UKPBJ. Keberadaan website ini juga menjadi solusi atas tantangan geografis Basel yang memiliki wilayah cukup luas, termasuk daerah kepulauan seperti Kecamatan Kepulauan Pongok dan sekitarnya,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan melalui layanan digital ini, pihaknya ingin memastikan seluruh pihak tetap dapat menjangkau layanan UKPBJ secara terbuka, cepat, dan akurat, tanpa hambatan jarak dan waktu.
“Selain sebagai sarana publikasi kegiatan, website tersebut juga dirancang sebagai wadah komunikasi dua arah antara UKPBJ dengan penyedia dan masyarakat. Dalam situs itu, pengguna dapat memberikan masukan, saran, maupun pengaduan secara langsung melalui formulir yang telah disediakan,” sebut Dedy.
Ia pun berharap, langkah digitalisas yang telah sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat ini dapat mendorong penerapan sistem pengadaan berbasis elektronik guna meningkatkan efisiensi dan mencegah praktik-praktik penyimpangan dalam proses pengadaan barang/jasa.
“Dengan hadirnya ukpbj.bangkaselatankab.go.id, Pemkab Basel seluruh pihak yang terlibat-baik pelaku usaha, aparatur pemerintah, maupun masyarakat-dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik,” harap Dedy. (Pra)






