Sertifikasi BNSP bagi UMKM, Tingkatkan Mutu dan Kesehatan Pangan

PANGKALANBARU, LASPELA – Pentingnya sertifikasi Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP) bagi para pelaku UMKM dan IKM memang menjadi salah satu syarat mewujudkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat menjaga mutu dan kesehatan pada pengolahan pangan.

Kepala Balai Diklat Industri Denpasar, Ali Khoimaini mengatakan, agar UMKM dan IKM dapat memperoleh sertifkat ini maka digelarlah Diklat 3 in 1 Good Manufacturing Practice (GMP) untuk memperkenalkan dan melatih cara pengolahan yang baik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang saat ini digelar di Bangka Tengah (Bateng).

“Jadi kami meminta beberapa IKM dan UMKM di Babel untuk mari mengikuti ini, agar para IKM dan UMKM dapat mengetahui pengolahan makanan yang baik, baik dari segi kesehatan dan pengemasannya,” ujarnya, Sabtu (11/2/2023).

Sehingga dengan peningkatan kualitas yang diberikan UMKM dan IKM maka pun memudahkan mereka untuk dapat bersaing dengan UMKM yang ada diluar.

“Setelah SDM itu mendapat sertifikat, itu akan memudahkan mereka juga, dicatat yah kalau sertifikat itu untuk SDM nya bukan usahanya, jadi dengan sertifikat itu mereka bisa menggunakannya untuk melamar pekerjaan, misalkan di Hotel sebagai juru masak atau lainnya, sehingga dengan sertifikat itu mereka lebih diutamakan,” ujarnya.

Untuk para SDM yang mempunyai UMKM pun dapat dengan mudah memperoleh perizinan, seperti sertifikasi halal produk dan lainnya.

“Lalu mereka bisa membuka rumah makan atau UMKM rumahan dimana mereka bisa menggunakan itu, agar kualitas makanan itu terjamin, bersih dan sehat,” katanya.

Ia tak memungkiri jika saat ini SDM Babel dalam masalah pengolahan pangan masih jauh tertinggal dari pada kota lainnya, untuk itu pihaknya ingin membantu dan mensupport SDM Babel, agar semakin maju dalam memberikan kualitas pangan yang baik untuk masyarakat. (dnd)