Home / BANGKA BELITUNG / Haryadi dan Dian Rasyid Lakukan Reses Bersama

Haryadi dan Dian Rasyid Lakukan Reses Bersama

  • Pelayanan BPJS Paling Banyak Dikeluhkan Warga

PANGKALPINANG,  LASPELA– Anggota DPRD Bangka Belitung,  H. Haryadi dari Komisi II dan Dian Rasyid dari Komisi III,  Sabtu malam (25/3/2017)  menggelar reses bersama di Kecamatan Girimaya Pangkalpinang.

Reses dilakukan dengan menggelar pertemuan bersama warga keluarahan Batu Intan untuk mendengar keluhan warga mengenai sejumlah persoalan yang kerap terjadi terutama berkaitan dengan pelayanan publik maupun mengenai pembangunan yang kerap meresahkan masyarakat.

Haryadi dihadapan ratusan warga meminta supaya setiap warga yang hadir mengikuti reses tersebut untuk menyampaikan keluhan maupun pendapatnya mengenai persoalan apa saja yang sering terjadi di masyrakat Pangkalpinang.

Haryadi menegaskan,  segala aspirasi yang disampaikan warha tersebut nantinya akan di bawa ke DPRD Babel untuk di bahas dan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi guna penindakan lebih jauh.

Menurut Haryadi,  selama melakukan reses,  beberapa persoalan yang disampainan warga Batu Intan kebanyakan mengeluh mengenai pelayanan BPJS oleh rumah sakit yang ditunjuk.

“Setiap mau berobat ke Rumah Sakit,  warga selalu ditanya pakai BPJS atau bayar umum?,  kalau bilang pakai BPJS kebanyakan rumah sakit selalu ogah-ogahan melayaninya tapi kalau bayar umum senyumnya lebar sekali,”  ujar Haryadi terkait pelayanan BPJS.

Padahal lanjutnya,  Rumah Sakit wajib melayani setiap pasien yang berobat terlepas menggunakan BPJS ataupun tidak dan tidak perlu menannyakan kepada pasien bayar pakai BPJS atau umum.

Selain itu kata Haryadi,  Rumah Sakit juga kerap sekali mengatakan obat yang ditanggung oleh BPJS habis sehingga pasien harus membayar obat yang sudah disiapkan Rumah Sakit.

Hal lain yang terjadi kata Haryadi,  ada warga yang mengeluh karena harus menambah biaya dalam pelayanan BPJS,  padahal BPJS yang digunakan tidak berubah yaitu BPJS kelas dua yang juga menggunakan fasilitas kelas dua,  hal ini berbeda apabila pasien pengguna BPJS kelas dua tetapi menggunakan fasilitas kelas Satu tentu memang ada selisih harga yang harus dihitung.

Untuk itu Haryadi meminta kepada waraga yang hadir dalam reses ini supaya mencatat nomor HP nya dan dipersilahkan melapor kepada dirinya sebagai wakil rakyat apabila ditemukan persoalan terkait BPJS ini.

Haryadi mengungkapkan,  Rumah Sakit dalam menerima pasien pengguna BPJS biasanya selalu mendaftarkan pasien terutama terkait pekerjaannya,  apabila ditemukan anggota dewan yang menggunakan BPJS pelayanan yang diberikan luar biasa bagusnya,  tapi bila masyarakat yang menggunakan senuim pun mereka malas.

“Yang nakal itu bukan BPJS nya tapi Rumah Sakit yang nakal, ksmi sering sidak ke warga kalau ada masalah tolong catat nomor HP saya kalau tidak maksimal  pelayanan BPJS kami akan datangkan karena banyak masalah terutama obat,”  jelasnya. (yudhie)

About Yudhie Laspela

Chinese (Simplified)EnglishIndonesianSpanish
%d bloggers like this: