Pemprov Babel Turunkan Dokter Spesialis Bedah Guna Bantu Korban Bencana dan Tsunami

Oleh : Wina Destika

PANGKALPINANG, LASPELA – Pasca terjadinya bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menurukan sukarelawan dokter spesialis dan obat-obatan untuk membantu para korban.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberangkatkan sukarelawan dokter spesialis dan obat-obatan untuk membantu korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

“Beberapa doktes spesialis seperti dokter spesialis bedah, bedah tulang dan jiwa kita turunkan untuk membantu para korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala,” kata Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono Susanto kepada negerilaskarpelangi.com, Kamis (4/10/2018).

Ia menyebutkan alasan Pemprov mengirimkan dokter spesialis bedah ini karena berdasarkan informasi yang diterima banyak korban bencana yang mengalami patah tulang dan gangguan psikologis.

“Selain kita mengirimkan dokter spesialis bedah, kita juga mengirimkan berbagai obat-obatan yang sangat dibutuhkan saat ini untuk para korban bencana yang dirawat di tenda-tenda darurat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mulyono menyebutkan pemberangkatan dokter spesialis bedah ini merupakan tahap pertama dan untuk tahap keduanya akan diberangkatkan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat meringankan beban korban bencana dan mereka dapat pelayanan medis dengan baik,” katanya.

“Terlebih dahulu kita harus tahu informasinya seperti apa, apakah yang dibutuhkan para korban bencana ini tenaga medis atau obat-obatan. Dan apabila kita sudah mendapatkan informasi dan datanya maka akan kita kirim lagi sukarelawan tahap kedua,” sebutnya.

Ia menambahkan sukarelawan dokter spesialis yang diberangkatkan ini merupakan gabungan dari dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), RSBT, IDI dan rumah sakit swasta lainnya.

“Kita harapkan melalui bantuan ini dapat meringankan beban korban bencana, sehingga mereka dapat pelayanan medis dengan baik. Dan ini merupakan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala,” tutupnya. (Wa)