Atasi Kelangkaan, Pertamina Kirim Puluhan Ribu Tabung ke Pulau Bangka, Kabupaten Bangka Terima 13.440 Tabung

Avatar photo
Petugas menyiapkan pengiriman pasokan gas LPG 3 Kilogram ke Pulau Bangka (Ist)

SUNGAILIAT, LASPELA — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan menyalurkan puluhan ribu tabung gas LPG 3 Kilogram, menyusul kelangkaan yang sempat dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi mengatakan penyesuaian distribusi dilakukan untuk menjaga keselamatan pelayaran sekaligus memastikan kelancaran suplai energi ke Pulau Bangka.

“Kami melakukan pemantauan harian terhadap pasokan LPG dan memastikan distribusi di wilayah Bangka tetap berjalan. Penyesuaian distribusi dilakukan secara situasional untuk menjaga keselamatan pelayaran dan kelancaran suplai,” kata Rusminto, Selasa (20/1/2026).

Seiring membaiknya kondisi perairan, aktivitas pelayaran kini telah kembali normal. Kapal pengangkut LPG yang membawa skid tank telah sandar dan melakukan bongkar muat sejak 17 Januari 2026.

Selanjutnya, LPG disalurkan ke fasilitas SPPBE untuk diproses sebelum didistribusikan secara bertahap ke agen dan pangkalan resmi.

Sebagai langkah konkret mengatasi kelangkaan, Pertamina menyiapkan penyaluran LPG 3 kilogram ke wilayah Bangka pada 20 Januari 2026 dengan total puluhan ribu tabung, terdiri dari Kabupaten Bangka Barat menerima 6.720 tabung, Kabupaten Bangka 13.440 tabung, Kabupaten Bangka Selatan 8.400 tabung, Kabupaten Bangka Tengah 8.400 tabung, dan Kota Pangkalpinang 11.200 tabung.

Penyaluran ini, kata dia, dilakukan melalui pangkalan resmi Pertamina guna memastikan distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram hanya di pangkalan resmi agar harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena stok dipastikan tersedia dan terus dipantau setiap hari.

“Masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, karena stok LPG 3 kg tersedia dan penyaluran terus dimonitor setiap hari,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang tidak termasuk dalam kategori penerima subsidi, Pertamina menyarankan penggunaan LPG nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram yang tersedia di agen dan outlet resmi.

“Gunakan LPG subsidi 3 kilogram secara bijak dan sesuai peruntukan. Jika menemukan indikasi penyimpangan, masyarakat dapat melaporkannya kepada aparat penegak hukum atau melalui Pertamina Contact Center 135,” pintanya. (mah)

[Heateor-SC]