Buruan Daftar! Desa Air Limau Gelar Expo dan Siapkan Doorprize 

Avatar photo

MENTOK, LASPELA — Pemerintah Desa (Pemdes) Air Limau, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar) menggelar berbagai kegiatan pada acara Expo Potensi Desa Wisata Air Limau 2025.

Pada Expo tersebut Pemdes Air Limau menggelar jalan santai edukatif, atraksi gasing, reuni bendul, tari massal, senam sehat, bazar UMKM, literasi PKBM, kemah edukatif, dan lomba video pendek.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 19 Desember – 21 Desember 2025 di kawasan Wisata Edukasi Kulong Cepakek Desa Air Limau.

Untuk bisa mengikuti kegiatan Expo Potensi Desa Wisata Air Limau 2025, peserta harus mendaftar yang dibuka pada tanggal 10 November-5 Desember 2025 mendatang.

Baca Juga  PT TIMAH Tbk Resmikan Kantor Layanan Koperasi Binaan untuk Perkuat Kemitraan Tambang dan Ekonomi Lokal

Kepala Desa (Kades) Air Limau, Mexsi Diansyah menjelaskan kegiatan tersebut akan menonjolkan konsep edukatif dan kolaboratif dengan berbagai pihak.

“Kegiatan ini akan lebih banyak menampilkan edukasi dan program yang sudah berjalan di Desa Air Limau,” katanya, Jumat (7/11/2025).

Untuk pendaftaran panitia membuka dua jenis paket untuk para pengunjung, di antaranya yakni paket Rp5.000 pengunjung mendapatkan kupon dan telur puyuh.

Sementara paket Rp80.000 pengunjung mendapatkan kupon, telur puyuh dan jersey Expo Potensi Desa Wisata Air Limau 2025.

Selain itu, panitia juga telah menyediakan berbagai doorprize yang akan dibagikan untuk para peserta.

Baca Juga  Dorong Prestasi Atlet, PT TIMAH Tbk Dukung Kejuaraan Wushu Tingkat Provinsi Babel 

Dikatakan Mexsi, kegiatan ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga upaya membangun integrasi program desa yang bisa membuka lapangan kerja baru.

“Kami ingin mengintegrasikan dan edukasi beberapa program yang ada, dan bisa melahirkan lapangan pekerjaan. Terutama mampu memberdayakan perempuan dan pemuda desa, termasuk kelompok tani (gapoktan),” ujarnya.

Mexsi berharap dalam kegiatan ini menjadi program tahunan untuk memamerkan capaian dan potensi desa.

“Mudah-mudahan ini menjadi pendapatan asli desa, sehingga dapat mandiri, tidak tergantung pada dana trasfer pemerintah,” katanya. (oka)

 

Leave a Reply