KOBA, LASPELA – Kepala Disbudparpora Bangka Tengah, Zulfan menilai fenomena banyaknya kunjungan ke destinasi Sawah Namang karena viral marketing. Di lokasi destinasi ini, masyarakat bisa menikmati kuliner dengan pemandangan sawah yang di mana Desa Namang memang sudah ditetapkan sebagai desa wisata. Disbudparpora Bangka Tengah sedang mencari cara mempertahankan jumlah kunjungan wisatawan, yang dikhawatirkan akan semakin menurun.
“Kita kaji berdasarkan siklus produk, ada peningkatan dan penurunan. Upaya yang bisa dilakukan adalah meningkatkan daya tarik,” katanya, Senin (2/2/2026).
Zulfan mengatakan, banyak daya tarik yang bisa ditingkatkan pada destinasi Sawah Namang, termasuk menciptakan produk paket wisata edukatif. Paket wisata edukasi ini bisa menyasar segmentasi anak-anak sekolah di Kabupaten Bangka Tengah, Pangkalpinang dan sekitarnya di Bangka Belitung. Paket wisata edukasi ini selaras dengan program-program Dinas Pendidikan Bangka Tengah, namun tantangannya pada perencanaan dan sumber daya manusia.
“Selain tour operator yang siap. Paket wisata yang dijual juga harus disimulasikan beberapa kali dengan pendampingan dari pemerintah daerah,” katanya. (pri)
