Si Melon Tiba, Warga Rela Antre dan Kepanasan Demi Kompor Ngebul

Avatar photo
Warga rela antre di bawah terik matahari untuk mendapatkan gas bersubsidi 3 kg di salah satu Pangkalan Gas Bersubsidi di Jl. Aleksander I, Bukit Intan, Pangkalpinang, Rabu (21/1/2026).

PANGKALPINANG, LASPELA —  Kabar datangnya kembali LPG 3 kilogram ke Pulau Bangka disambut antusias warga. Meski di sejumlah Pangkalan warga harus mengantre di bawah terik matahari untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel diketahui kembali menyalurkan puluhan ribu tabung gas LPG 3 kilogram untuk wilayah di Pulau Bangka, setelah sempat tersendat lantaran cuaca buruk beberapa pekan terakhir.

Terpantau di salah satu Pangkalan Gas Bersubsidi di Jl. Aleksander I Kecamatan Bukit Intan, warga rela antre berdesakan di bawah terik matahari, Rabu (21/1/2026) sekira pukul 11.20 Wib.

Pengelola Pangkalan terlihat hanya membuka sedikit pintu gerbang berteralis warna hitam, hanya cukup untuk dilewati satu orang.

Atian, salah satu warga mengaku mau tidak mau harus mengantre untuk mendapatkan gas, mengingat pentingnya kehadiran si hijau melon untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  Datangi Kemenkeu, DPRD Babel Tagih Selisih Royalti

“Kalau nggak ngantre nggak bakal dapet, gas susah niih, rela lah nunggu dan kepanasan,” ujarnya.

Atian berharap, kejadian seperti ini tak terulang kembali, meskipun pihak Pertamina menyebutkan pendistribusian yang tersendat kemarin dikarenakan hambatan cuaca yang menyebabkan pembatasan aktivitas pelayaran.

“Ya mestinya kan sudah diantisipasi dulu berkaca dari kejadian serupa yang sering berulang setiap tahun, bagaimana kalau menjelang cuaca buruk itu kirim dulu banyak-banyak, jadi ketika ada hambatan, stok yang di sini sudah ada. Jangan setiap tahun seperti ini terus,” usulnya.

“Kami mau masak, dan di rumah cuma ada satu tabung, nggak bisa nyetok, kalau habis ya nggak bisa masak,” tambahnya.

Sebelumnya, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi menyebutkan, kapal pengangkut LPG yang membawa skid tank telah sandar dan melakukan bongkar muat sejak 17 Januari 2026, setelah sebelumnya distribusi terganggu akibat kondisi perairan yang tidak bersahabat.

Baca Juga  PT TIMAH Tbk Salurkan 10.366 Paket Sembako untuk Korban Bencana dan Masyarakat Rentan

Pertamina menyiapkan penyaluran LPG 3 kilogram pada 20 Januari 2026 dengan total puluhan ribu tabung, dengan rincian alokasi sebagai berikut:
Kabupaten Bangka Barat menerima 6.720 tabung
Kabupaten Bangka menerima 13.440 tabung
Kabupaten Bangka Selatan menerima 8.400 tabung
Kabupaten Bangka Tengah menerima 8.400 tabung
Kota Pangkalpinang menerima 11.200 tabung

Penyaluran ini, kata dia, dilakukan melalui pangkalan resmi Pertamina guna memastikan distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.

“Masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, karena stok LPG 3 kg tersedia dan penyaluran terus dimonitor setiap hari,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta membeli LPG 3 kilogram hanya di pangkalan resmi agar harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). (*/rul)

 

[Heateor-SC]