Ukir Prestasi di IKJ, Siswi Asal SMAN 1 Pemali Raih Juara III Fotografi Tingkat Nasional

Avatar photo
Editor: Iwan Satriawan
Siswi SMAN 1 Pemali, Keyra Alurienz (Ist)

SUNGAILIAT, LASPELA — Keyra Alurienz, siswi kelas XI asal SMAN 1 Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung berhasil meraih Juara III pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) cabang fotografi, di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) 17-22 November 2025.

Karyanya yang mengangkat tema “Manusia Patung di Kota Tua” sukses memikat dewan juri di tingkat nasional.

Kepala SMAN 1 Pemali, Eflina sangat mengapresiasi atas pencapaian anak didiknya itu.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Keyra tidak terlepas dari kerja keras siswa, dukungan sekolah, serta bimbingan dari para pembina.

“Saya memberikan apresiasi luar biasa kepada pembina Bapak Rezy Dwi Rusyadi, pelatih fotografi Bang Egan, dan seluruh tim FLS3N SMAN 1 Pemali. Mereka sudah membimbing Keyra hingga mencapai pencapaian terbaik ketiga di tingkat nasional,” katanya, Minggu (23/11/2025).

Menurutnya, proses latihan yang intensif dan kesungguhan Keyra menjadi kunci utama keberhasilan.

Pihak sekolah juga memastikan selalu memberikan dukungan bagi siswa agar terus berkembang.

“Keyra berlatih dengan sangat sungguh-sungguh. Kami di sekolah selalu mensupport agar siswa bisa lebih berprestasi dan berkarya,” tambahnya.

Ia berharap prestasi ini menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan mengukir prestasi di tingkat nasional.

Pun demikian untuk Keyra agar tidak mudah puas dengan apa yang diraihnya.

“Semoga apa yang diraih Keyra dapat memotivasi siswa-siswi yang lain. Juara nasional itu bukan mustahil bagi kita,” tegasnya.

Tak hanya itu, Eflina juga mengapresiasi peran orang tua yang turut berkontribusi dalam mendukung keberhasilan siswi tersebut.

“Dukungan orang tua tidak terlepas dari kesuksesan ini. Terima kasih kepada para orang tua yang selalu mendoakan dan mendukung kegiatan ini,” katanya.

Dalam FLS3N tahun ini, Tim SMAN 1 Pemali yang diketuai Nurwindo mengikuti dua cabang lomba, yakni fotografi dan musik tradisi.

Dimana untuk cabang fotografi mengirimkan satu orang, sementara untuk cabang musik tradisi mengirim 1 tim yang terdiri dari lima orang.

Prestasi Keyra menjadi bukti bahwa siswa-siswi dari daerah sekalipun memiliki potensi besar, sehingga bisa mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (mah)

Leave a Reply