Gasak Tabung Gas Warung Pecel Lele dan Kotak Amal Pondok Pesantren, Tiga Remaja Diringkus Satreskrim Polres Bangka

Avatar photo
Tiga remaja usia diamankan Satreskrim Polres Bangka, Jumat (7/11/2025).

SUNGAILIAT, LASPELA — Tiga remaja yang selama ini meresahkan warga Sungailiat lantaran terlibat dalam serangkaian aksi pencurian akhirnya berhasil diamankan Satreskrim Polres Bangka.

Ketiga pelaku tersebut yakni RA (19), AFN (14), dan PF (16).

Mereka ditangkap di lokasi berbeda setelah polisi menelusuri rekaman CCTV serta memeriksa sejumlah saksi.

Kasi Humas Polres Bangka, AKP Era Anggraini mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan pencurian yang terjadi di Warung Pecel Lele Mas Hilal, Jalan Kampung Rambutan, pada 21 September 2025 sekitar pukul 04.00 WIB.

Dalam aksinya, para pelaku mencuri empat tabung gas LPG 3 kilogram serta satu kotak amal yang berisi sekitar Rp4 juta milik Pondok Pesantren Darul Tafit Sinar Jaya Jelutung.

“Total kerugian ditaksir mencapai Rp4,8 juta. Dari hasil penyelidikan, ternyata ketiga pelaku ini juga terlibat dalam kasus pencurian lainnya,” kata AKP Era, Jumat (7/11/2025).

Aksi mereka tidak berhenti di situ. Pada 9 Oktober 2025, ketiganya kembali beraksi di sebuah toko di Kuday Selatan, mencuri sayur dan lauk masak.

Kejadian itu baru diketahui pemilik toko setelah memeriksa rekaman CCTV, kemudian melapor ke Polsek Sungailiat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satreskrim bergerak cepat. Pelaku AFN berhasil ditangkap lebih dulu di Air Anyut.

Dari hasil interogasi, polisi kemudian menangkap PF di wilayah Batin Tikal, dan terakhir RA diamankan di kontrakannya di Srimenanti I.

“Ketiganya mengakui telah berulang kali melakukan pencurian. Setidaknya sudah ada tujuh lokasi yang menjadi sasaran mereka, mulai dari warung, toko kue, hingga tempat ibadah seperti masjid dan mushola,” jelasnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiga tabung gas LPG 3 kg, pecahan kotak amal, karet pelapis kaca, serta stiker bertuliskan ‘Untuk Pembangunan Pondok Pesantren’.

Saat ini ketiga remaja tersebut telah diamankan di Mapolres Bangka untuk proses penyidikan lebih lanjut.

AKP Era mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak kejahatan serupa.

“Kami meminta para pemilik warung, toko, dan tempat ibadah meningkatkan keamanan lingkungan, memasang CCTV bila memungkinkan, serta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan,” tegasnya. (mah)

[Heateor-SC]