Oleh : Nopranda Putra
TOBOALI, LASPELA – Melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kabupaten/kota tahun 2020, Bupati Bangka Selatan (Basel) Drs. H. Justiar Noer mengharapkan, dokumen Rencana Kerja Perangkat Daerah harus terdapat sinkronisasi dengan RPJMD dan rencana strategis perangkat daerah.
“Saya berharap terwujud perencanaan pembangunan yang komprehensif, terarah, terukur dan berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan desa, kecamatan, baik bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN untuk kemudian dituangkan dalam dokumen Rencana Kerja Perangkat Daerah,” harap Justiar, Rabu (27/3) di sela sela kegiatan Musrenbang kabupaten/kota tahun 2020 di Balai Daerah Pemkab Basel.
Untuk menjabarkan tema RKPD tahun 2020, Justiar mengatakan prioritas RKPD tahun 2020, yakni pembangunan ekonomi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan berbasis kawasan dan hilirisasi produk/industri.
“Pariwisata dan pembenahan wajah kota, berikutnya tata kelola pemerintahan, kulitas sumber daya peningkatan kehandalan dan pelayanan infrastruktur, konektifitas dan pengembangan wilayah dengan prinsip keberlanjutan (sustainable) dan juga kualitas kehidupan masyarakat,” kata Justiar seraya menambahkan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Dilanjutkan Justiar, ia menghimbau seluruh SKPD di Pemkab Basel ikut prioritas pembangunan tersebut dengan tujuan untuk meminimalisir permasalahan baik di bidang ekonomi, sosial dan infrastruktur serta memperhatikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan tetap memperhatikan nilai dan budaya masyarakat setempat.
“Mari kita bersama-sama seluruh perangkat daerah agar tetap berupaya keras untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara profesional dan akuntabel. Sealin itu, perlu juga dioptimalkan sumber-sumber dana melalui APBN maupun kerjasama swasta dalam rangka peningkatan investasi di daerah,” imbau Justiar.
Ia juga mengatakan harus didukung oleh aparat yang berkualitas, berdisiplin, memiliki etos kerja yang tinggi dalam melaksanakan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik,” sambungnya. (Pra)