Yayasan BPJ Peduli Fogging Rumah Warga

* Bambang Patijaya : Kami Ingin Masyarakat Terhindar dari Malaria dan Demam Berdarah

PANGKALPINANG, LASPELA – Masyarakat sekitar kelurahan Gabek 2 Pangkalpinang merasa senang akan adanya kegiatan Fogging. Kegiatan Fogging ini sendiri dilakukan oleh tim dari Yayasan BPJ Peduli untuk mencegah akan terjadinya demam berdarah maupun malaria.

Amir La Ode, salah satu warga Gabek 2 menyampaikan bahwa kegiatan Fogging yang tiba-tiba dilakukan oleh Yayasan BPJ Peduli sangat bagus, mengingat sekarang adanya laporan warga yang terkena demam berdarah dan malaria.

“Kalau untuk kebaikan seperti yang dilakukan yayasan ini akan kami dukung. Tanggap sekali, yang mana sekarang malaria dan demam berdarah lagi berdampak ke warga,” ucapnya, Sabtu (14/7/2018).

Lanjutnya, kegiatan ini langsung memberikan manfaat bagi warga. Kedepan Yayasan BPJ Peduli dapat mempersembahkan kegiatan-kegiatan yang lainnya yang berguna juga untuk masyarakat.

“Semoga diadakan lagi kegiatan yang bisa memberikan manfaat untuk masyarakat, kami akui kehadiran yayasan ini sangat membantu masyarakat.
Terima kasih kepada Bapak Bambang Patijaya atas kegiatan ini,”tutupnya.

Sementara, Pendiri Yayasan BPJ Peduli, Bambang Patijaya mengatakan kegiatan Fogging merupakan bentuk perhatian Yayasan BPJ Peduli terhadap mulai meningkatnya angka deman berdarah dan malaria di masyarakat. Jadi, tim segera merespon hal tersebut untuk melakukan fogging ditempat yang bersangkutan.

“Ini bentuk perhatian kami (Yayasan BPJ Peduli_red) untuk masyarakat. Sebab, sekarang banyak laporan akan meningkatnya demam berdarah dan malaria,”katanya.

BPJ berharap dengan diadakannya fogging dapat menurunkan resiko terjangkitnya demam berdarah dan malaria di masyarakat. Pihaknya juga akan merespon informasi permohonan fogging dari masyrakat untuk di daerah sekitar yang mau di fogging.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat terhadap masyarakat, walaupun yang kami lakukan hanya fogging. Dan untuk informasi yang masuk dan kami tanggap, untuk itu kami akan melaporkan secara resmi kepada lurah setempat dan berkoordinasi dengan pihak terkait yg berwenang tentang pelaksanaan fogging, sehingga mudah mudahan dapat membantu tugas pemerintah dalam menurunkan resiko penyebaran penyakit demam berdarah dan malaria,”jelasnya.(Ar)