BKPRMI Akan Rolling Lokasi Wisuda
Oleh Junianto Ade Sahputra
TANJUNGPANDAN, LASPELA – Sebanyak 1.101 orang santri TPA se-kabupaten Belitung diwisuda Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Belitung, di Pendopo Tanjung Kelayang, Minggu (8/7/2018).
1.101 anak itu berasal dari 506 santri Kecamatan Tanjungpandan, 43 santri dari Kecamatan Selat Nasik, 187 santri dari Kecamatan Badau, 236 anak dari Kecamatan Sijuk dan untuk Kecamatan Membalong tahun ini 129 santri.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Belitung, Sumantri mengatakan pelaksanaan wisuda tahun ini sengaja dilakukan di Tanjung Kelayang yaitu Kecamatan Sijuk. Karena dikatakannya nantinya akan terus berlangsung setiap tahunnya dengan tempat acara yang berbeda.
“Kali ini kita lakukan di Tanjung Kelayang Kecamatan Sijuk, dan akan berlangsung setiap tahun di kecamatan-kecamatan lainnya seperti Membalong, Tanjungpandan, Selat Nasik, dan Kecamatan Badau,” katanya ketika ditemui seusai acara.
Selain itu, masih dikatakannya kegiatan ini diharapkan nantinya akan bisa menjadikan patokan yang wajib untuk anak masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)
“Diharapkan nantinya kita bikin program yang mewajibkan siswa SD yang ingin melanjutkan sekolahnya ke SMP harus ada kelulusan TPA, yang diharapkan kenaikan ada pertanda baik dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan keimanan umat Belitung,” sebutnya.
Tidak hanya itu, ia juga berpesan kepada anak-anak ini untuk terus mempelajari Al-quran.
“Wisuda bukan akhir dari anak–anak untuk mempelajari dan menekuni Al Quran namun merupakan awal dari segalanya,” pungkasnya.
BKPRMI Kabupaten Belitung juga mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Belitung selama ini baik moril maupun materil dalam upaya pembinaan baca tulis AlQur’an bagi anak–anak sejak usia dini
Bupati Belitung Sahani Saleh mendorong agar terciptanya para santri yang bermoral. Sebagaimana ia sebutkan saat ini generasi milenial banyak sekali yang jauh dari unsur moralitas. Ini sangat bertentangan sekali dengan nilai adat dan agama.
Ia meyakini BKPRMI dikepengurusan baru mampu melahirkan generasi Qurani yang pandai mengaji dan bermoral. “Saya yakin anak-anak yang diwisuda ini sudah pandai mengaji, ” ujar pria yang akrab disapa Sanem. (jun)