Mahasiswa AIESEC Explore Objek Wisata Belitung

Para mahasiswa AIESEC ketika mengunjungi Bangka Selatan pada Senin 21 Agustus 2017. (foto: humas)

TANJUNGPANDAN, LASPELA- Sedikitnya 10 orang mahasiswa dari 10 negara mengunjungi Belitung dan Belitung Timur. 10 mahasiswa tersebut tergabung dalam Association for the International Exchange of Student in Economic and Commerse (AIESEC).

Sepuluh negara asal dari 10 mahasiswa AIESEC ini yakni Amerika, Korea Selatan, China, Turki, Aljazair, Armania, Mesir, Maroko, Srilangka, dan Iran.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Belitung, Edi Suprapto SH mengatakan, kedatangan para mahasiswa itu dalam rangka mempromosikan pariwisata di provinsi Bangka Belitung maupun di Belitung dan Belitung Timur

Sesuai rencana, para mahasiswa AIESEC akan berada dan mengexplore beberapa objek wisata di Belitung dan Belitung Timur mulai tanggal 22 – 26 Agustus 2017.

Sebelumnya, mereka sudah diajak mengunjungi Desa Tukak dan Desa Sadai di Kabupaten Bangka Selatan, Senin (21/8/2017).

“Mereka sudah kita bawa ke Toboali baru-baru ini. Mereka kita ajak melihat tourism di sana dan mereka senang, malah minta tambah hari,” ujar Kepala Bidang Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Feridiyan, pada pertemuan di ruang rapat Bupati Belitung, Selasa (22/8/2017).

Dalam projek ini mereka diajak mengekplorasi objek wisata. Dengan harapan setelah kembali ke negara masing-masing dapat mengajak kembali rekan, keluarga, dan sahabat ke Belitung.

Wakil Bupati Belitung, Erwandi A Rani, menyebut cukup banyak objek yang bisa diperkenalkan di Belitung. Ia meminta Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung mengajak rombongan ini melihat icon Belitung yaitu Pulau Lengkuas dan batu garuda. juga kuliner, budaya, adat, dan kesenian.

“Beri gambaran yang jelas terkait adat budaya kita. Karena yang seperti ini adalah kegiatan promosi efektif. Perkenalkan itu semua, mudahan mereka kembali membawa sahabat,” tukas Erwandi.

Seperti Kunjungan-kunjungan Mahasiswa AIESEC sebelumnya, Kunjungan Ke Kabupaten Bangka Selatan ini selain memperkenalkan Wisata, menambah pengetahuan para Mahasiswa AIESEC tentang pengembangan potensi setiap daerah di Babel, juga memberikan efek promosi wisata untuk Babel sendiri.  (jun)

Editor: Stefanus H. Lopis