PANGKALANBARU, LASPELA – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Bangka terus mengalami kemajuan dan diproses terus oleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Manajemen KEK Sungailiat Bangka dan Manajemen KEK Tanjung Gunung, Bangka Tengah dipersilakan berkompetisi dalam membangun.
“Memang KEK Bangka itu bisa saja berada dalam satu konsursium, namun dalam gerakan membangunnya tergantung manajemen masing-masing. Pemerintahan Provinsi tidak ingin masing-masing manajemen tersandera tidak membangun karena masalah terintegrasi dalam konsursium. Silakan manajemen KEK Pariwisata Sungailiat membangun duluan atau Manajemen KEK Pariwisata Tanjung Gunung membangun duluan,” kata Wakil Gubernur Abdul Fatah kepada LASPELA di sela-sela Musda HIPMI.
KEK Bangka ini, kata Abdul Fatah, merupakan peluang yang seharusnya segera dimanfaatkan oleh para pelaku pariwisata terkait untuk segera membangun infrastruktur pariwisata. “Jangan berada dalam posisi menunggu.
Tapi mulailah bergerak membangun,” pesan Abdul Fatah.
Ia juga menegaskan, sektor pariwisata dipilih oleh Erzaldi – Fatah sebagai kekuatan ekonomi baru Kepulauan Bangka Belitung karena pariwisata lebih siap didorong dan dampaknya bisa segera dirasakan serta berkesinambungan dibanding perkebunan dan sektor lainnya yang memerlukan waktu lebih lama. (ags)