TOBOALI, LASPELA – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H yang jatuh pada 21 Maret 2026, RSUD Junjung Besaoh Kabupaten Bangka Selatan memastikan kesiapan dan kesiagaan penuh seluruh fasilitas kesehatannya.
Langkah ini diambil guna menjamin masyarakat tetap mendapatkan akses medis yang optimal selama masa libur lebaran dan cuti bersama.
Direktur RSUD Junjung Besaoh, dr. Helen Sukendy, menegaskan pihaknya berkomitmen dalam pelayanan publik menjadi prioritas utama rumah sakit milik Pemkab Bangka Selatan tersebut.
”Kami berkomitmen menyediakan layanan yang humanis, profesional, dan inovatif. Komitmen ini kami wujudkan lewat kesiapsiagaan penuh seluruh unit kritikal selama masa cuti bersama,” kata Helen, Rabu (18/3/2026).
Meskipun terdapat penyesuaian operasional, beberapa unit vital akan tetap beroperasi secara penuh tanpa henti (24/7).
Ia memaparkan terdapat beberapa rincian layanan yang tetap tersedia Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan PONEK yakni tetap siaga 24 jam untuk menangani kasus darurat medis dan persalinan.
”Instalasi Rawat Inap akan beroperasi normal dengan dukungan kapasitas tempat tidur di Kelas I, II, III, serta ruang perawatan khusus,” terangnya.
Sedangkan Intensive Care Unit (ICU) tetap aktif melayani pasien dalam kondisi kritis.
”Sementara penunjang Medik Layanan Laboratorium dan Radiologi tetap beroperasi untuk mendukung diagnosa cepat bagi pasien IGD maupun rawat inap,” ungkapnya.
Sesuai dengan protokol hari besar keagamaan, Helen menjelaskan layanan Poliklinik Rawat Jalan akan mengalami penutupan sementara selama periode cuti bersama.
“Berdasarkan kalender tahun 2026, layanan poliklinik dijadwalkan tutup pada 18 hingga 24 Maret 2026 dan akan kembali beroperasi normal pada Rabu, 25 Maret 2026,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan kepada pasien yang memerlukan kontrol rutin atau pengambilan obat kronis agar dapat menyesuaikan jadwal kunjungan sebelum atau sesudah tanggal libur tersebut.
“Bagi yang kontrol rutin dan pengambilan obat disesuaikan dengan jadwal kunjungan sebelum maupun sesudah hari libur,” ujarnya.
Tak hanya itu, Helen juga menyampaikan bagi masyarakat atau pemudik yang menghadapi arus mudik dan lonjakan aktivitas warga saat lebaran agar tidak ragu mengakses layanan kesehatan jika terjadi keadaan darurat.
”RSUD Junjung Besaoh memastikan masyarakat mendapatkan perawatan darurat kapan pun dibutuhkan. Pastikan kesehatan tetap terjaga selama merayakan hari kemenangan bersama keluarga,” pungkasnya. (Pra)








