KOBA, LASPELA – Stok bahan pokok menjelang lebaran Idul Fitri dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepala DisperindagkopUKM Bangka Tengah, Irwandi mengatakan, harga komoditas utama seperti beras, gula pasir, cabai hingga bawang masih relatif stabil.
“Stok beras, gula pasir, cabai, bawang dan kebutuhan pokok lainnya aman. Harga beras saat ini antara Rp14 ribu hingga Rp16 per kilogram,” katanya, Kamis (12/3/2026).
Ketersediaan beras premium di Bangka Tengah saat ini mencapai 2.531 ton yang berasal dari beberapa distributor, yakni CV SAL sebanyak 2.372 ton, CV Elizabeth 105 ton dan CV Bina Purnama 54 ton.
Sementara beras medium tercatat sebanyak 577 ton dari CV SAL. Dengan demikian total stok beras yang tersedia mencapai 3.108 ton.
Selain itu, stok gula pasir mencapai 504 ton dan harga di pasaran Rp17-18 ribu per kilogram. Lalu, kedelai, tersedia sekitar 279 ton dengan harga Rp15 ribu per kilogram.
Beberapa komoditas lainnya seperti garam juga tercatat aman dengan total stok mencapai 197 ton dengan harga sekitar Rp1.000 per bungkus.
Sementara stok kacang hijau dan kacang tanah masing-masing tersedia sekitar 2,5 ton, serta jagung sekitar 10 ton.
Di sisi lain, distribusi gas LPG 3 kilogram di Bangka Tengah juga dipastikan berjalan lancar. Distribusi tersebut dipasok oleh beberapa agen.
Di antaranya, PT Cahaya Bintang Kedjora Sakti sebanyak 2.800 tabung per hari, PT Mercury Jaya Sakti 3.360 tabung per hari, PT Energi Kepulauan Babel 560 tabung per hari, serta PT Energi Gas Alam sebanyak 560 tabung per hari.
Irwandi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan menjelang Idul Fitri, karena stok kebutuhan pokok dipastikan mencukupi.
“Kami imbau masyarakat berbelanja secara bijak dan tidak melakukan penimbunan, karena stok kebutuhan pokok di Bangka Tengah dalam kondisi aman,” katanya.
Jika ada lonjakan harga atau kelangkaan barang, masyarakat dapat melaporkannya kepada pemerintah daerah.(pri)


