Kadin Imbau Semua Pihak Menjaga Situasi agar Tetap Aman untuk Bekerja

Avatar photo
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie

JAKARTA, LASPELA— Mencermati situasi yang terjadi di Jakarta dan seluruh Tanah Air selama dua pekan terakhir, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menyampaikan pandangan dan imbauan sebagai berikut :

Pertama, Kadin Indonesia menyatakan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol pada hari Kamis, 28 Agustus 2025. Kadin juga menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada keluarga Affan Kurniawan. Semoga almarhum mendapatkan kebahagiaan abadi dam keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan oleh Allah SWT.

Kadin juga menyatakan simpati terhadap Moh Umar Amirudin, pengemudi ojol lainnya yang terluka parah akibat insiden yang sama. Kiranya Allah SWT memberikan dia kesembuhan agar bisa kembali bekerja.

Kedua, Kadin mendukung sepenuhnya pernyataan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, yang antara lain, menyatakan agar insiden 28 Agustus malam diusut tuntas dan transparan, serta petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Presiden juga mengimbau agar masyarakat untuk tenang dan percaya kepada pemerintah yang dipimpinnya. Presiden berjanji untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat. Kepala negara juga mengimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada karena ada unsur-unsur yang selalu ingin terjadi huru-hara dan chaos. Presiden menyampaikan, situasi yang kacau tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, dan tidak menguntungkan bangsa Indonesia yang sedang membangun.

Baca Juga  Kadin Indonesia Dorong Ruang Dialog, Ingatkan Pemerintah Peka Terhadap Suara Publik

Ketiga, Kadin mengimbau semua pihak untuk tenang. Kondisi ekonomi yang sedang sulit harus dihadapi bersama dengan menjaga sutuasi keamaman agar semua orang bisa kembali bekerja dan melakukan aktivitas. Selama situasi keamanan tidak kondusif, kegiatan ekonomi akan terganggu dan dampak buruk akan dialami juga oleh masyarakat. Jalan terbaik menyampaikan aspirasi adalah lewat dialog.

Keempat, Kadin mengimbau para penyelenggara agar segera membuka dialog dengan kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Hanya lewat dialog yang saling menghargai, para pembawa aspirasi bisa memahami aspirasi yang bisa dikabulkan dan yang belum bisa dikabulkan. Kedepankan semangat Indonesia Inc atau semangat gotong royong dalam setiap dialog.

Baca Juga  Kadin Indonesia Dorong Ruang Dialog, Ingatkan Pemerintah Peka Terhadap Suara Publik

Kelima, Kadin mengimbau para penyelenggara negara agar semua kebijakan, pernyataan, dan tindakan sungguh memperhatikan kondisi riil yang dihadapi masyarakat saat ini, kondisi psikologi masyarakat yang sedang diimpit kesulitan ekonomi, pendapatan yang minim, biaya hidup yang meningkat, kondisi ketenagakerjaan yang sedang sulit, dan kesenjangan sosial yang masih cukup lebar. Dalam menghadapi situasi ini, para penyelenggara negara perlu memiliki kepekaan.

Keenam, Kadin mengimbau semua pihak agar memberikan kesempatan kepada Presiden dan pemerintahannya untuk bekerja, melaksanakan janji politik kepada rakyat Indonesia. Ikut menjaga stabilitas keamanan adalah langkah konkret memberikan kesempatan Presiden dan pemerintahannya untuk bekerja.

Kadin mengajak semua pihak untuk saling percaya dan menjaga situasi keamanan agar tetap stabil. Tidak terpancing oleh berbagai isu yang mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Stabilitas keamanan adalah prasyarat pembangunan ekonomi. Tanpa stabilitas keamanan, kita tidak bisa membangun. (*/rel)

 

Leave a Reply