SUNGAILIAT, LASPELA –– Bupati Bangka Fery Insani mengingatkan tentang adanya tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia yakni bonus demografi.
Di mana bonus demografi ini jika gagal mengelolanya maka akan menjadi musibah tetapi sebaliknya jika berhasil mengelola dengan baik maka akan menjadi kekuatan sumber daya ekonomi yang luar biasa.
“Ini yang dibilang nanti kita akan mendapatkan bonus demografi. Inilah anak-anak yang bonus demografi tetapi ini juga harus hati-hati kalau tidak dikelola dengan baik, kita tidak menyiapkan itu maka ini bukan berarti mendapatkan bonus tetapi malah menjadi jebakan demografi,” ungkap Fery saat Seminar Dialog Kebangsaan yang digelar ISB Atma Luhur Kampus Belinyu bersinergi bersama IARMI Bangka Belitung, Pemkab Bangka, Polda Bangka Belitung dan Lanal Bangka Belitung, Selasa (19/5/2026) di Gedung Graha Maras.
Pada kesempatan ini dia menyoroti tingginya angka pernikahan dini di Bangka Belitung di mana berada di peringkat ke 4 di Indonesia.
Untuk itu Fery berpesan agar para generasi muda jangan menikah pada usia dini tetapi berusaha mencapai cita-cita, meningkat diri dengan menambah wawasan sehingga bisa menjadi orang yang sukses
“Saya minta orang Bangka belajarlah dengan baik, kita tidak punya harapan, tidak bisa menggantung hidup dengan kondisi sekarang,” pesan Fery.
Menurutnya, orang-orang yang berhasil adalah orang-orang yang bekerja keras sehingga bisa berhasil di masa yang akan datang.
Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda setuju dengan apa yang disampaikan Bupati Bangka mengenai bonus demografi.
“Banyaknya bonus demografi jangan sampai jadi bumerang bagi kita sendiri. Lihat India dan Cina bagaimana militansi masyarakat itu, bonus demografi banyak sehingga mereka membuat militansi yang luar biasa untuk selalu berinovatif, kalau tidak akan tertindas,” tegas Murry.
Dia memotivasi para generasi muda agar bertekat meraih mimpi-mimpi mereka.
“Buatlah mimpi, dicatat lah mimpi adik-adik. Disimpan di lemari di buka setahun kemudian ketika mau lulus kira-kira tercapai tidak,” kata Murry.
Ia yakin suatu saat nanti mimpi itu akan terwujud jika para generasi mau bertekat untuk mewujudkannya. (chy)






