PANGKALPINANG, LASPELA — Pemerintah Kota Pangkalpinang mencatat realisasi pendapatan daerah dan penggunaan anggaran hingga triwulan kedua tahun 2026 telah mencapai lebih dari 30 persen.
Capaian tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin usai memimpin evaluasi rutin bersama organisasi perangkat daerah (OPD).
Saparudin mengatakan, evaluasi dilakukan secara berkala setiap bulan guna memantau pelaksanaan kegiatan dan realisasi keuangan di masing-masing OPD.
“Setiap tanggal 15 itu kita evaluasi secara rutin, baik kegiatan maupun realisasi di dalam penggunaan anggaran masing-masing dinas, sehingga kami terus bisa memantau,” katanya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, secara umum realisasi pendapatan dan penggunaan anggaran sudah menunjukkan progres yang baik pada triwulan kedua.
Namun, masih terdapat beberapa sektor pendapatan yang belum mencapai target.
Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya pendataan rumah guru yang masih berlangsung sehingga realisasi pendapatannya diperkirakan baru masuk pada akhir tahun.
“Memang realisasinya nanti di akhir tahun baru masuknya,” ujarnya.
Selain itu, pendapatan dari skema Bangun Guna Serah (BGS) juga belum terlihat signifikan karena pembayaran umumnya jatuh tempo pada triwulan ketiga dan keempat.
Saparudin menegaskan, seluruh capaian maupun kendala tersebut telah dianalisis dan disampaikan kepada seluruh kepala OPD agar menjadi perhatian bersama.
“Semua sudah kita analisa, semua sudah kita sampaikan, sehingga para kepala OPD itu semua tahu, dan publik pun tahu apa yang menjadi hal-hal yang perlu kita sikapi bersama, sehingga kita dapat melaksanakan ini secara transparan dengan akuntabilitas yang tinggi kepada masyarakat Pangkalpinang,” jelasnya.
Terkait pajak daerah, ia menyebut realisasi secara umum sudah mencapai lebih dari 35 persen.
Meski demikian, ada beberapa jenis pajak yang masih rendah, termasuk pajak sarang burung walet.
“Pajak burung walet itu memang karena sekarang sudah berkurang sekali yang pelihara walet itu,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Saparudin juga menyinggung pejabat eselon II yang baru dilantik.
Ia berharap para pejabat baru dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjalankan tugas pemerintahan dengan maksimal.(dnd)






