PKS Bangka Tengah Gelar Senam dan Pasar Tani

Program nasional Senam dan Pasar Tani di Kantor PKS Bangka Tengah. (IST)

KOBA, LASPELA – DPD PKS Bangka Tengah kembali menggelar program nasional Senam dan Pasar Tani di Kantor PKS Bangka Tengah, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM dan hasil pertanian lokal.

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari berbagai wilayah di Bangka Tengah itu menghadirkan beragam produk hasil tani segar hingga produk UMKM binaan dengan harga yang lebih terjangkau.

Konsep pasar langsung dari petani ke konsumen dinilai mampu memangkas rantai distribusi sehingga harga menjadi lebih stabil dan menguntungkan kedua belah pihak.

Ketua DPD PKS Bangka Tengah, Ipan Rosadi mengatakan program Senam dan Pasar Tani memiliki sejumlah tujuan strategis, mulai dari mendukung ketahanan pangan hingga memperkuat ekonomi masyarakat.

Pertama, Ipan Rosadi ingin memperkuat ketahanan pangan dengan memotong rantai distribusi. Petani langsung bertemu pembeli sehingga harga lebih adil dan bahan pokok tetap tersedia.

Kedua, ini bagian dari ekonomi kader untuk membantu pemasaran produk UMKM lokal serta menggerakkan roda ekonomi gotong royong di Bangka Tengah.

Tak hanya berfokus pada sektor ekonomi, kegiatan ini juga dikemas dengan senam bersama sebagai kampanye pola hidup sehat kepada masyarakat.

Sejak pagi, peserta tampak antusias mengikuti senam sebelum berbelanja kebutuhan pokok dan produk UMKM yang tersedia.

“Kami ingin masyarakat aktif bergerak dan berolahraga bersama, baru kemudian berbelanja produk tani yang segar dan sehat. Jadi sehatnya dapat, ekonominya juga bergerak,” jelasnya, Senin (18/5/2026).

Menurut Ipan, program tersebut juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas pemasaran produk mereka di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Dengan adanya pasar tani, produk lokal diharapkan semakin dikenal dan diminati masyarakat.

Ia berharap kegiatan Senam dan Pasar Tani dapat terus dilaksanakan secara rutin di berbagai kecamatan di Bangka Tengah agar manfaatnya semakin dirasakan langsung oleh petani, pelaku UMKM, maupun masyarakat luas.

“Harapan kami kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah,” katanya.(Pri)