Rakerprov PBVSI Babel, Bambang Patijaya Tegaskan Fokus Perkuat Pembinaan dan Pendataan Klub Voli

Bambang Patijaya saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 di Sun Hotel Pangkalpinang, Kamis (14/5/2026), (Dinda/Laspela)

PANGKALPINANG, LASPELA — Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 di Sun Hotel Pangkalpinang, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Provinsi Membangun Visi Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Insan Bola Voli di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung” itu dihadiri Ketua Umum PBVSI Babel Bambang Patijaya, Ketua KONI Babel Ricky Kurniawan, serta pengurus PBVSI kabupaten/kota se-Babel.

Dalam sambutannya, Bambang Patijaya menegaskan Rakerprov menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah strategis pembinaan bola voli di Babel.

Menurutnya, pelaksanaan rapat kerja bukan sekadar menjalankan amanah organisasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi program dan mempererat silaturahmi antarpengurus PBVSI di daerah.

“Rakerprov ini untuk merencanakan kegiatan ke depan sekaligus mengevaluasi apa yang sudah dilakukan pada periode sebelumnya. Ini juga menjadi ajang silaturahmi pengurus PBVSI se-Babel,” ujarnya.

Ia mengatakan, salah satu fokus utama PBVSI Babel saat ini ialah penataan klub dan pendataan atlet secara menyeluruh di tujuh kabupaten/kota.

Bambang menilai, pembinaan atlet sejatinya dimulai dari klub. Karena itu, klub harus mendapat ruang kompetisi resmi agar pembinaan berjalan maksimal dan berkelanjutan.

“Yang terpenting itu pembinaan atlet dimulai dari klub. Kalau klub tidak kita tata dan tidak diberi ruang tampil secara resmi, perkembangan atlet akan terbatas,” katanya.

Ia mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap turnamen voli antarkampung atau tarkam menunjukkan besarnya potensi olahraga tersebut di Babel.

Namun di sisi lain, kondisi itu juga membuat banyak atlet berpindah-pindah tim tanpa sistem pembinaan yang jelas.
Karena itu, PBVSI Babel berupaya melakukan penataan agar asal-usul dan pembinaan atlet dapat terdokumentasi dengan baik melalui klub resmi.

“Hari ini atlet kita bersemangat karena banyak tarkam, tetapi atlet jadi pindah-pindah. Maka kita ingin mulai menata dari dasar, klub tertata, atlet terdata, kompetisi berjalan reguler,” jelasnya.

Bambang berharap langkah tersebut mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial dan meningkatkan prestasi bola voli Babel di masa mendatang.(dnd)