SUNGAILIAT, LASPELA –– Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diberi kesempatan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Bangka untuk berpartisipasi dalam event Sungailiat Triathlon.
Event ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 17 Mei 2026.
Pelaku UMKM yang berpartisipasi tidak dipungut bayaran alias gratis, untuk ikut serta memeriahkan ajang bergensi sport tourism ini.
Di mana pihak dinbudpar menyediakan sebanyak 20 tenda bagi pedagang UMKM lokal untuk menjualberbagai produk baik makanan, minuman hingga kerajinan khas daerah selama kegiatan berlangsung.
“Pada pelaksanaan Sungailiat Triathlon kami juga mengandeng UMKM di Bangka Belitung. UMKM kita yang sudah naik kelas kami pilih sebanyak 20, mereka tidak dipungut bayaran, memang secara gratis,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Rismy Wiramadonna kepada wartawan.
Dia menilai, keterlibatan UMKM ini menjadi bagian penting dalam mendukung suksesnya pelaksanaan event Sungailiat Triathlon sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan dan menjual produknya kepada peserta maupun pengunjung yang hadir,” jelas Rismy
Dikatakannya event, Sungailiat Triathlon inin tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Apalagi event ini bersamaan dengan Kerjurnas Series Triathlon sehingga diperkirakan ratusan peserta bersama keluarga mereka bakal hadir.
Untuk itu Rismy mengatakan para UMKM dapat menangkap peluang ini dan menawarkan produk-produk mereka agar lebih dikenal dan bisa mendapatkan mitra baru untuk bekerjasama memasarkan produk UMKM di Kabupaten Bangka.
Reni Acu, pelaku UMKM di Sungailiat menyambut baik ajakan dari pihak Dinbudpar untuk ikut serta menampilkan produk lokal dalam kegiatan Sungailiat Triathlon.
Pelaku UMKM yang dikenal dengan produk pantiaw khas Belinyu ini biasanya selalu ikut serta jika ada event Sungailiat Triathlon.
Namun untuk tahun 2026 ini dia tidak bisa ikut kegiatan Sungailiat Triathlon karena harus memproduksi kue kering untuk Hari Raya Idul Adha ini.
“Untuk tahun ini kami dak ikut karena kami mau produksi kuker (kue kering). Kalau tahun sebelumnya selalu ikut,” kata Reni. (chy)






