BELINYU, LASPELA — Sebanyak 19 warga di Dusun Bubus, Kelurahan Bukit Ketok, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terjangkit penyakit malaria.
Selain itu, terdapat tambahan 15 warga yang hasil pemeriksaan awal menunjukkan indikasi terpapar malaria.
Namun untuk mengetahui positif malaria atau tidak 15 warga ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium lanjutan.
Bupati Bangka Fery Insani turun langsung meninjau lokasi sekaligus melihat proses screning malaria terhadap warga di Dusun Bubus.
“Ada laporan malaria di dua lokasi di Batu Atep dan Dusun Bubus, Belinyu dan sudah discreening, ada positif cukup banyak,” ungkap Fery kepada wartawan.
Menurutnya, Pemkab Bangka melalui Dinas Kesehatan sudah mendata dan mengantisipasi agar warga yang terkena malaria untuk segera berobat ke puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Nora Sukma Dewi mengatakan, pihaknya melakukan screning kasus malaria di Dusun Bubus.
Screning dilakukan setelah ditemukannya ada 19 warga positif malaria.
“Dari 19 kasus ini, kami lakukan screning ke 295 orang, dan hasil tes cepat ada 15 orang yang terkena malaria,” jelas Nora.
Namun untuk memastikan apakah 15 orang ini positif akan di tes lebih lanjut di laboratorium.
“Kalau memang 15 orang ini positif, jadi totalnya ada 34 kasus malaria,” kata Nora.
Untuk warga yang terkena penyakit malaria sudah di tangani pihak medis.
Pihaknya juga melakukan fogging untuk mencegah berkembangnya nyamuk yang menyebabkan penyakit malaria.
“Kami melakukan fogging untuk membunuh nyamuk yang menyebabkan penyakit malaria jangan sampai berkembangbiak dan semakin banyak warga yang terkena malaria,” harap Nora.(chy)






