SUNGAILIAT, LASPELA — Polres Bangka menjadi sorotan terkait beredarnya informasi ada delapan tahanan yang kabur dari Ruang Tahanan (Rutan) Polres Bangka pada Selasa (7/4/2026) malam.
Dari delapan tahanan yang kabur tersebut satu tahanan menyerahkan diri, sedangkan tujuh tahanan lainnya masih diburu Tim Buser Kelambit Satreskrim Polres Bangka.
Tujuh tahanan yang hingga kini menjadi buronan tersebut yakni empat orang terlibat kasus narkoba, dua orang terlibat kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan satu orang terlibat kasus pencurian.
Tahanan yang kabur tersebut yakni
Rosi Aprianto alamat Dusun Rambat RT 003 Kelurahan Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terlibat kasus narkoba.
Andri Darmawan warga Dusun Mislak RT 004 Kelurahan Mislak, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terlibat kasus narkoba.
Supriyadi alamat Jl Ali Hamzah RT 007/003, Kelurahan Air Asam, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terlibat kasus narkoba.
Yogi Triliando alamat Kampung Bawah Jebus, RT 001/001, Kelurahan Jebus, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat,
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terlibat kasus narkoba.
Anugrah alamat RT 002 Dusun 1 Desa Tanjung Merdu, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan terlibat kasus PPA.
Hari Darma alamat Jl Balai Desa Dusun 4 RT 002/004 Kelurahan Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terlibat kasus PPA.
Weli alamat Jl Depati Amir RT 001, Kelurahan Simpang Perlang, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dari informasi yang beredar kaburnya tujuh tahanan dilakukan dengan memotong besi sel dengan gergaji hingga berhasil kabur dengan memanfaatkan kelengahan petugas piket.
Terkait kaburnya tujuh tahanan ini Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry bersama Dirkrimum dan Kabid Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung mendatangi Polres Bangka untuk melakukan pemeriksaan.
Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra terkait kaburnya tujuh tahanan dari Rutan Polres Bangka tersebut. (chy)








