Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan Meningkat Dongkrak Ekonomi 

Salah satu tempat wisata di Bangka Belitung yang ramai dikunjungi ketika libur lebaran.

PANGKALPINANG, LASPELA – Libur panjang lebaran Idulfitri diharapkan menjadi momentum terjadinya lonjakan pergerakan peningkatan kunjungan wisatawan, sehingga dapat menjadi pendongkorak perekonomian di Bangka Belitung.

Hal ini disampaikan Kabid Pariwisata Disparbudkepora Provinsi Bangka Belitung, Irwanto kepada media, Rabu (25/6/2026).

Menurut Irwanto, kunjungan wisatawan memiliki misi besar bagi ekonomi kerakyatan, seiring meningkatnya kunjungan warga lokal diyakini akan memberikan dampak instan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggantungkan hidup di sektor pariwisata, serta mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat.

“Momen libur lebaran ini dapat memberikan dapat positif bagi pelaku UMKM di sektor pariwisata, mulai dari pemilik warung, parkir, penyewa pondok, dan sebagainya akan mendapatkan dampak positif dari meningkatnya kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Terkait hal tersebut pihaknya mendorong pihak pengelola wisata, dapat mengatur dan mengelola fasilitas serta sarana prasarananya.

“Mulai dari parkir lalu pelayanan seperti kamar mandi atau kamar bilas, kemudian menyiapkan juga sarana ibadah seperti musala,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga sangat berharap
masyarakat bisa menjadi agen promosi bagi wisata sendiri.

“Dengan berkunjung ke objek wisata lokal, perputaran ekonomi di sektor pariwisata daerah akan bergerak lebih cepat dan langsung menyentuh kesejahteraan para pengelola serta pedagang di sana,” harapnya.

Baca Juga  Apel Pagi setelah Idulfitri, Kapolda Apresiasi Pengamanan dan Kinerja Anggota

Sementara itu pihaknya juga berharap lonjakan pengunjung atau wisatawan yang datang ke Bangka Belitung, pada tahun ini naik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Libur Idulfitri ini jadi momentum kebangkitan pariwisata di Bangka Belitung sekaligus mempererat tali silaturahmi melalui rekreasi yang edukatif dan menyenangkan,” pungkasnya.

Selain itu Disparbudkepora Provinsi Bangka Belitung juga telah berkoordinasi dengan Polda Bangka Belitung, guna memastikan keamanan dan kenyamanan di berbagai lokasi wisata.

*Polda Babel Siagakan Personel di Tempat Wisata Selama Libur Lebaran

Ratusan personel Polda Bangka Belitung dikerahkan untuk mengamankan sejumlah objek wisata saat libur lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026.

Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Menumbing 2026 yang sedang berlangsung.

Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso mengatakan pihaknya telah memetakan potensi kerawanan selama Operasi Ketupat Menumbing berlangsung salah satunya objek wisata.

“Terkait libur lebaran ini, kita juga fokusnya pada pengamanan tempat-tempat wisata terutama pantai karena ramai dikunjungi dan sering jadi destinasi bagi masyarakat untuk liburan,” kata Agus belum lama ini.

Selain pengamanan, kata Agus, pihaknya juga fokus pada pengaturan arus lalu lintas untuk antisipasi antrian atau penumpukan kendaraan yang menuju lokasi wisata.

Tak hanya itu, lanjut Agus, sejumlah personel turut disebar untuk memberikan sosialisasi dan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan.

Baca Juga  Hari Terkarhir Ops Ketupat 2026, Kapolres Bangka Barat Pastikan Arus Balik Lancar

“Ini langkah preventif kita untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat terutama wisatasan baik lokal maupun luar daerah yang akan berkunjung ke tempat wisata selama liburan,” ungkapnya.

“Kami juga mengimbau kepada pengunjung untuk berhati-hati termasuk pihak pengelola kita minta untuk mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan seperti memasang papan imbauan atau aturan yang harus dipedomani wisawatan dan juga pentingnya menjaga kebersihan,” sambungnya.

Kasatgas Humas Operasi Ketupat Menumbing ini juga menjelaskan bahwa pihaknya turut menyiagakan pasukan Tim SAR dari Sat Brimob Polda Babel di lokasi wisata.

“Mereka (Tim SAR) kita perkuatkan dilokasi wisata terutama Pantai, gunanya memastikan standar keselamatan dan keamanan tetap terjaga sehingga kita bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,”jelasnya.

Lebih lanjut, Agus kembali mengingatkan masyarakat untuk bisa memanfaatkan layanan Kepolisian baik melalui Pos-pos Operasi yang tersebar ataupun layanan pengaduan Kepolisian 110.

“Silahkan, jika butuh bantuan, kita ada Pos Pengamanan maupun Pos Pelayanan yang tersebar dibeberapa titik selama Operasi ini. Dan kita juga ada call center di nomor 110, tentunya semua itu siap melayani dan siap merespon semua aduan masyarakat,” pungkasnya. (chu)

[Heateor-SC]