PANGKALPINANG, LASPELA — Momentum menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pangkalpinang untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui program santunan Idul Fitri, sebanyak 500 warga kurang mampu menerima bantuan berupa kebutuhan pangan.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Pangkalpinang, Kamis (19/03/2026), dengan melibatkan Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, yang hadir mewakili Wali Kota.
Dalam kesempatan itu, Dessy menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi salah satu bentuk nyata perhatian terhadap masyarakat, khususnya dalam menyambut hari besar keagamaan.
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi simbol kehadiran pemerintah dan lembaga zakat dalam memberikan dukungan moral kepada warga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat merasakan kebahagiaan menjelang Idul Fitri serta mengetahui bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan agar program-program sosial yang dijalankan pemerintah bersama BAZNAS dapat berjalan lancar dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Pangkalpinang, M. Kurnia, menegaskan bahwa program santunan ini merupakan bagian dari upaya mendistribusikan zakat secara tepat sasaran kepada para mustahik.
Ia menyebutkan bahwa setiap penerima manfaat mendapatkan paket bantuan berupa daging dan minuman untuk membantu memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.
“Meski sederhana, kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat dan menambah kebahagiaan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Kurnia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS.
Ia optimistis, semakin banyak muzaki yang menyalurkan zakatnya, maka semakin luas pula jangkauan bantuan yang dapat diberikan.
BAZNAS Kota Pangkalpinang berharap program santunan ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. (dnd)








