PANGKALPINANG, LASPELA — Pemerintah Kota Pangkalpinang memutuskan pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini akan digelar di alun-alun Taman Merdeka.
Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin setelah melalui rapat bersama sejumlah organisasi keagamaan.
Menurut Saparudin, pemindahan lokasi salat dari Masjid Kubah Timah ke alun-alun dilakukan untuk mengakomodasi jumlah jamaah yang terus meningkat setiap tahun.
Ia menilai kapasitas masjid sudah tidak lagi mencukupi, sehingga diperlukan lokasi yang lebih luas.
“Kalau di Masjid Kubah sendiri tidak cukup. Maka, dengan kesepakatan dari MUI, Baznas, dan FKUB, kita putuskan Salat Id dilaksanakan di alun-alun,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan, keputusan ini juga mempertimbangkan pengalaman tahun sebelumnya, di mana sebagian jamaah bahkan harus melaksanakan salat hingga ke badan jalan karena keterbatasan ruang.
Meski demikian, Pemerintah Kota telah menyiapkan skenario alternatif apabila cuaca tidak mendukung. Jika hujan turun, pelaksanaan Salat Id akan dipindahkan kembali ke Masjid Kubah Timah.
“Kalau hujan, kita geser lagi ke Masjid Kubah Timah. Mudah-mudahan cuaca mendukung,” katanya.
Selain itu, Saparudin juga mengumumkan rencana open house pada Hari Raya Idul Fitri.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan momentum Lebaran sebagai ajang mempererat silaturahmi.
“Saya mengundang masyarakat Pangkalpinang untuk datang bersilaturahmi. Ini momen saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Lebaran adalah momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan, meningkatkan solidaritas, serta saling berbagi dengan sesama,” tambahnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat. (dnd)








