Kolaborasi Cegah Stunting, OJK Babel Bank Mandiri dan BKKBN Babel Salurkan Bantuan Genting untuk Ibu dan Baduta

Penyerahan bantuan program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) kolaborasi OJK Babel, Bank Mandiri dan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Babel, di Graha Timah Pangkalpinang, Kamis (12/3/2026). (Foto: ist)

PANGKALPINANG, LASPELA — Upaya pencegahan stunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Sebanyak 84 ibu hamil, ibu menyusui, dan anak bawah dua tahun (baduta) menerima bantuan melalui Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang digelar di Graha Timah Pangkalpinang, Kamis (12/3/2026) lalu.

Program ini merupakan hasil sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Bangka Belitung, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta dukungan CSR dari Bank Mandiri.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Puncak Gerak Syariah Gebyar Ramadan Keuangan Syariah.
Kolaborasi tersebut menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar intervensi yang diberikan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Melalui Program GENTING, bantuan difokuskan pada kelompok yang berada pada fase paling krusial dalam siklus kehidupan keluarga, yakni masa kehamilan, masa menyusui, dan usia bawah dua tahun. Fase ini dinilai sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu dan keluarga secara keseluruhan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah mempelopori kegiatan ini, serta kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang telah menyalurkan dukungan melalui program CSR. Penyerahan bantuan GENTING kepada 84 penerima manfaat ini merupakan bentuk kepedulian nyata bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ungkap Fazar.

Senada dengan itu, Kepala OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Wijaya, menilai kolaborasi sektor jasa keuangan, pemerintah, dan dunia usaha dapat menghadirkan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

“Melalui Puncak Gerak Syariah Gebyar Ramadan Keuangan Syariah ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Sinergi OJK Babel, Bank Mandiri, dan BKKBN Babel dalam penyaluran bantuan GENTING kepada 84 penerima manfaat ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang nyata, terarah, dan berdampak langsung bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta,” ujar Eko.

Ia menambahkan, OJK Babel akan terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam kegiatan yang memberi dampak sosial, termasuk mendukung program pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program GENTING sendiri terus didorong sebagai gerakan sosial yang menghubungkan kepedulian berbagai pihak dengan kebutuhan nyata keluarga berisiko stunting. Selain memberikan bantuan, program ini juga membawa pesan penting bahwa perhatian terhadap ibu dan anak pada fase awal kehidupan merupakan fondasi utama dalam membangun keluarga sehat dan generasi yang berkualitas. (rls/*)

[Heateor-SC]