Dua Pelajar SMPN 4 Payung Ditabrak Truk, Satu Meninggal di Tempat

AIRGEGAS, LASPELA – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas jalan antara Dusun Binjai dan Dusun Ketimbai, Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Senin (9/3/2026) pagi.

Peristiwa kecelakaan yang terjadi kurang lebih diperkirakan sekitar pukul 06.30 WIB, antara kendaraan sepeda motor dan satu unit truk tersebut mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara satu korban lainnya mengalami luka kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua korban merupakan pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Payung, Kabupaten Bangka Selatan.

Kedua korban diketahui merupakan siswi kelas VIII yang pada saat kejadian sedang dalam perjalanan menuju ke sekolah menggunakan sepeda motor.

Baca Juga  Apel Pagi setelah Idulfitri, Kapolda Apresiasi Pengamanan dan Kinerja Anggota

Kepala Desa (Kades) Air Bara, Muklis Insan, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut yang terjadi di ruas jalan penghubung antara Dusun Binjai dan Dusun Ketimbai pada pagi hari ini. Saat kejadian kedua siswi ini diketahui hendak berangkat menuju ke sekolah di SMPN 4 Payung.

“Kejadiannya sekitar pukul 06.30 WIB. Kedua siswi itu sedang berangkat ke sekolah di SMPN 4 Payung. Namun untuk kronologi pasti dari kecelakaan tersebut kami belum mengetahui secara detail,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa dari informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian, satu korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka berat yang dialami di bagian kepala.

Baca Juga  Aksi Sosial PT TIMAH Tbk Warnai Ramadan, Tebar Manfaat bagi Masyarakat

“Sedangkan satu lainnya dalam kondisi kritis dan sudah dilarikan ke Rumah Sakit Koba, Kabupaten Bangka Tengah,” jelas Muklis.

Muklis mengucapkan turut berduka atas meninggalnya almarhumah dan kepada keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan, pesan untuk anak-anak yang sekolah menggunakan kendaraan motor.

“Untuk selalu hati-hati dalam perjalanan semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT,” ucapnya.

Peristiwa kecelakaan tersebut sempat membuat warga sekitar lokasi berdatangan ke tempat kejadian untuk melihat kondisi dari korban sekaligus membantu proses evakuasi kepada kedua korban.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih menunggu keterangam resmi dari Polres Bangka Selatan.(Pra)

[Heateor-SC]