Selidiki Kasus Pencurian, Petugas Malah Ungkap Jaringan Narkoba di Tambang Tempilang 

Barang bukti yang diamankan petugas dari perairan Kecamatan Tempilang.

TEMPILANG, LASPELA  — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat mengungkap jaringan peredaran narkotika di kalangan para penambang timah di Perairan Tempilang.

Pengungkapan tersebut bermula saat petugas melakukan penyelidikan kasus pencurian injeksi mesin mobil ponton tambang (PIP) yang dilaporkan pada 21 Februari 2026 lalu.

Namun saat petugas hendak melakukan pengembangan terhadap terduga pelaku pencurian, polisi malah menemukan sejumlah paket sabu.

“Awalnya menangani laporan pencurian mesin injeksi ponton, dalam proses penindakan, ditemukan narkotika jenis sabu,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, Kamis (5/3/2026).

Yos mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal, sabu tersebut tidak hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi diduga kuat terkait jaringan peredaran yang menyasar pekerja ponton tambang di laut.

“Dari pengakuan awal, ada indikasi barang ini akan diedarkan kepada pekerja di ponton. Artinya, kami menduga ada jaringan yang bermain di wilayah pesisir,” ujarnya.

Polres Bangka Barat kini memfokuskan pengembangan pada asal-usul barang, jalur distribusi, serta kemungkinan adanya pemasok dan penerima lain.

Yos mengatakan, temuan ini menjadi perhatian serius karena jaringan narkotika berpotensi memanfaatkan aktivitas tambang laut sebagai jalur distribusi.

“Polres Bangka Barat tidak akan berhenti pada satu pelaku. Jika ada jaringan di belakangnya, tentu akan kami ungkap. Ini menjadi prioritas kami,” katanya.

Tersangka diketahui berinisial MA (50) warga Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, yang saat ini telah diamankan di Polsek Tempilang.

Dari pengungkapan ini, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 6 paket kecil dan satu paket sedang diduga sabu yang terbungkus plastik klip bening.

“Kami berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba guna membongkar dugaan jaringan sabu yang beroperasi di wilayah Tempilang dan sekitarnya,” kata Yos. (oka)

 

[Heateor-SC]