PANGKALPINANG, LASPELA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung, Didit Srigusjaya meminta kepada masyarakat untuk tidak panik terkait isu kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM).
Hal ini lantaran menyikapi isu kelangkaan BBM akibat konflik perang Iran-Israel dan Amerika Serikat, sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bangka Belitung yang dikabarkan terdampak situasi di jalur distribusi internasional.
Menurutnya, informasi yang beredar menyebutkan adanya kendala distribusi yang membuat sebagian masyarakat mulai antre di sejumlah SPBU.
“Tadi saya mendapat informasi bahwa masyarakat sudah mulai antre BBM. Karena itu saya langsung menelepon GM Pertamina Bangka Belitung untuk memastikan kondisinya,” ungkapnya.
Dari hasil komunikasi tersebut, Didit memastikan stok BBM di Bangka Belitung masih dalam kondisi aman.
“Alhamdulillah untuk mengatasinya Pertamina sudah menyiapkan pasokan. Saat ini stok masih bertahan sekitar lima hari dan kapal pengangkut BBM juga sudah menuju Pangkal Balam,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat tidak panik dan meminta Pertamina berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi kemungkinan penimbunan BBM oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Saya minta masyarakat Bangka Belitung jangan panik, dan saya juga meminta Pertamina berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan BBM,” tutupnya. (chu)








