Polres Babar Akui Kalah Cepat Lakukan Penggerebekan, Kapal Penyelundup Timah Lolos

Petugas melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti dari gudang AH.

MENTOK, LASPELA  — Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, mengakui pihaknya terlambat melakukan penggerebekan kasus penyelundupan timah di Perairan Enjel, Kecamatan Mentok, pada Kamis (26/2/2026) dinihari lalu.

Pradana mengatakan, meskipun pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan mengetahui akan terjadi penyelundupan timah ke Johor, Malaysia. Timah tersebut masih berhasil lolos.

“Ditengah laut sudah ada kapal cepat yang sudah dipesan oleh AM. Dan pasir timah itu akan dikirim keluar ke ke Johor Malaysia,” ucapnya, Senin (2/3/2026).

Baca Juga  Aksi Sosial PT TIMAH Tbk Warnai Ramadan, Tebar Manfaat bagi Masyarakat

“Pada saat melaksanakan kegiatan paksa di TKP awal kondisinya mereka sudah berhasil melangsir barang ke kapal hantu dan kapal hantu sudah berjalan kurang lebih satu jam sebelum tim sampai kelokasi,” sambung Pradana.

Namun, meskipun gagal menghentikan penyelundupan dan timah berhasil dikirim ke luar negeri, jajaran Polres Bangka Barat berhasil mengungkap kasus tersebut.

“Yang ada di TKP adalah beberapa pelaku beserta sarana dan sisa-sisa tailing yang masih tertinggal di kendaraan,” katanya.

“Langkah penyidik, kita mengumpulkan barang bukti dan mengembangkan kegiatan ini, diantaranya pembuktian barang dan sumber barang, pengelolaan, dan proses pengangkutan dan penjualan,” tambah Pradana.

Baca Juga  Kapolres Babar Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada Saat Berwisata 

Dari penyelidikan tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa pasir tailing sisa pengelolaan timah, truk pengangkut timah, perahu yang digunakan untuk melangsir timah dan lainya.

Selain itu, petugas juga telah menetapkan sebanyak lima orang yang terlibat pada kasus penyelundupan tersangka sebagai tersangka dan saat ini telah ditahan di ruangan sel Mapolres Bangka Barat.  (oka)

 

[Heateor-SC]