KOBA, LASPELA – Kementerian Koperasi membatasi jaringan ritel modern untuk tidak lagi menambah gerai baru di wilayah pedesaan demi koperasi merah putih.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Bangka Tengah Batianus mengatakan akan mendukung imbauan dari Kementrian Koperasi tersebut.
Tapi, ia hanya menyetujui untuk membatasi izin-izin penambahan gerai baru saja, tidak dengan menghentikan usaha ritel yang telah lama berjalan.
“Setuju untuk membatasi izin-izin baru ritel modern, tapi tidak harus menghentikan usaha ritel yang telah berjalan,” katanya, Minggu (1/3/2026).
Batianus menilai, jika usaha ritel modern yang telah lama berjalan dihentikan maka akan berdampak pada tenaga kerja lokal di Bangka Tengah.
Selain itu, ritel seperti Alfamart dan Indomaret diimbau untuk tidak menjadikan UMKM dan toko-toko kelontong sebagai kompetitor bisnis.
Hal serupa dengan koperasi merah putih yang juga diminta menjaga keberlangsungan usaha toko-toko kelontong di pedesaan, bukan saling bersaing.
“Dampaknya, banyak toko kelontongan itu tersaingi atau kalah trend. Kami harap ritel modern bisa menjaga toko kelontong ini,” katanya.(pri)









