Gelar Ramadan Urban Fest Selama 20 Hari, Pemkot Jadikan Momentum Branding Kota Pangkalpinang

Avatar photo
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Pangkalpinang, Haris Munandar, (ist)

PANGKALPINANG, LASPELA – Pemerintah Kota Pangkalpinang akan menghadirkan konsep baru perayaan Ramadan melalui Ramadan Urban Fest 2026.

Kegiatan ini digagas untuk mentransformasikan bazar Ramadan yang selama ini berjalan sendiri-sendiri menjadi kawasan wisata tematik yang terintegrasi.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Pangkalpinang, Haris Munandar, mengatakan bahwa selama ini aktivitas Ramadan di kota tersebut masih didominasi bazar berskala kecil yang belum terkonsep dalam satu promosi pariwisata terpadu.

“Selama ini bazar Ramadan masih berjalan sendiri-sendiri dan belum terintegrasi dalam satu konsep promosi pariwisata kota. Padahal, Ramadan memiliki potensi besar sebagai alat branding kota, promosi UMKM, sekaligus atraksi wisata,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Melalui Ramadhan Urban Fest, pemerintah ingin menghadirkan kawasan wisata tematik yang memadukan wisata kuliner, ekonomi kreatif dan UMKM, seni budaya Islami, wisata religi, serta ruang publik sebagai pusat interaksi masyarakat dan wisatawan.

“Ini bukan sekadar tempat berbelanja dan berbuka puasa, tetapi media promosi pariwisata kota. Kami ingin menampilkan wajah Pangkalpinang sebagai kota yang modern, inklusif, dan berkarakter, sejalan dengan semangat ‘Pangkalpinang Pangkal Kemenangan’,” jelas Haris.

Kegiatan ini akan digelar di halaman Masjid Agung Kubah Timah selama 20 hari, mulai 20 Februari hingga 11 Maret 2025, setiap hari pukul 14.00 hingga 19.00 WIB.

Sebanyak 60 pelaku UMKM ditargetkan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Proses kurasi akan dilakukan oleh OPD terkait guna menjaga kualitas produk dan citra destinasi.

Pengumuman peserta yang lolos kurasi dijadwalkan pada 18 Februari mendatang.

Pelaksanaan Ramadan Urban Fest melibatkan kolaborasi lintas perangkat daerah, termasuk Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako, Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, serta Dekranasda Kota Pangkalpinang.

Selain bazar UMKM, panitia juga akan menyelenggarakan sejumlah lomba, di antaranya Lomba Adzan tingkat SD, Lomba Tahfidz Al-Qur’an Juz Amma tingkat SD, Lomba Mewarnai tingkat TK, Lomba Da’i tingkat SMP, serta Lomba Tahfidz Surat Pilihan tingkat TK se-Kota Pangkalpinang.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan unggulan dalam Kalender Event Pariwisata Kota Pangkalpinang, meningkatkan kunjungan wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutup Haris. (dnd)

 

[Heateor-SC]