Masih Ada 4.986 KK Sangat Miskin, Pemkab Bateng Siapkan Rencana Aksi Penanggulangan Kemiskinan di Tahun 2026

Avatar photo

KOBA, LASPELA – Data BPS pada tahun 2025, mencatat ada 13.710 masyarakat miskin di Bangka Tengah. Angka ini bertambah 1.670 orang dari tahun 2024.

Karena itu, Pemkab Bangka Tengah sedang menyusun rencana aksi percepat penanggulangan kemiskinan tahun 2026, menghadapi kenaikan angka tersebut.

Wabup Bangka Tengah, Efrianda mengatakan, masalah ini perlu langkah nyata dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.

Berdasarkan data tunggal sosial ekonomi nasional, sebanyak 38.818 KK di Kabupaten Bangka Tengah masih berada dalam kategori desil 1 sampai dengan desil 3.

Pada desil 1 atau kategori sangat miskin tercatat ada 5.170 KK, namun setelah diverifikasi dan pemutakhiran dari dinas sosial angkanya menjadi 4.986 KK.

Sehingga, penyusunan rencana aksi ini menjadi langkah nyata dalam menekan angka kemiskinan dengan pendekatan satu data dan satu kebijakan intervensi.

“Sumber datanya sekarang satu dan penanggulangannya juga satu. Jangan sampai ada masyarakat yang menerima bantuan ganda,” katanya, Selasa (10/2/2026).

Efrianda menilai, ketepatan sasaran bantuan penaggulangan menjadi kunci utama keberhasilan program pengentasan kemiskinan di Bangka Tengah.(pri)

[Heateor-SC]