Puntung Rokok Bisa Sebabkan Kebakaran, Damkar Bangka Beberkan Alasannya 

Avatar photo
Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Bangka, Andy Irawan, Kamis (29/1/2026).

SUNGAILIAT, LASPELA — Puntung rokok menjadi salah satu penyebab terjadinya kebakaran yang kerap dianggap sepele.

Padahal, panas yang dihasilkan dari puntung rokok bisa mencapai 3.000 kalori, jauh lebih tinggi dibandingkan api dari korek api biasa.

Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Bangka, Andy Irawan menjelaskan bahwa api pada korek api tidak sampai 1.000 kalori dan akan langsung mati ketika tuas dilepaskan.

Berbeda dengan puntung rokok yang masih menyimpan bara panas meski sudah dibuang.

“Api pada korek api ketika tuasnya dilepas akan langsung mati. Tapi api pada puntung rokok, meskipun dibuang, belum tentu padam kecuali diinjak atau disiram air,” kata Andy, Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan puntung rokok sangat berpotensi memicu kebakaran, terutama jika dibuang sembarangan di area yang terdapat bahan mudah terbakar.

Andy juga menjelaskan bahwa kebakaran terjadi karena adanya tiga unsur utama, yakni bahan mudah terbakar, sumber panas, dan oksigen atau udara.

“Di Bangka, faktor oksigen sangat berperan karena kondisi angin yang relatif kencang. Angin ini mempercepat dan memperluas penyebaran api,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebakaran pada dasarnya tidak akan terjadi jika tidak ada pemicu api.

Namun, ketika api kecil seperti puntung rokok bertemu dengan bahan mudah terbakar dan diperkuat oleh tiupan angin, potensi kebakaran menjadi sangat besar.

“Dengan panas puntung rokok mencapai 3.000 kalori, ditambah kecepatan angin di atas rata-rata yang mencapai 70 hingga 80 knot, risiko kebakaran semakin tinggi,” ujarnya.

Andy pun mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan api benar-benar padam sebelum dibuang, demi mencegah terjadinya kebakaran yang merugikan banyak pihak. (mah)

[Heateor-SC]