PPP Siapkan Langkah Strategis Dongkrak Suara Pemilu 2029

Avatar photo
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI yang berlangsung di Swiss-belhotel Pangkalpinang, Sabtu (17/1/2026)

PANGKALPINANG, LASPELA – Selain menggelar kegiatan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga membahas langkah strategis peningkatan perolehan suara PPP menjelang Pemilu 2029.

“Hal ini dinilai penting mengingat perolehan suara PPP di tingkat nasional maupun daerah mengalami penurunan pada Pemilu sebelumnya,” kata Ketua Umum PPP, H. Muhammad Mardiono dalam sambutannya pada kegiatan Muswil VI yang berlangsung di di Swiss-belhotel Pangkalpinang, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Mardiono, secara nasional PPP masih memiliki lebih dari 8 juta suara, hampir 9 juta. Namun di tingkat provinsi hanya sekitar 660 ribu suara.

Baca Juga  Proses Dokumen dan Visa Tak Ada Hambatan, 1.077 Calon Jemaah Asal Babel Siap Tunaikan Ibadah Haji

“Ke depan, kita akan merangkai jalan politik agar tidak terjadi kesenjangan antara pusat dan daerah, serta membangun komunikasi yang lebih intens,” ujarnya.

Menanggapi kemungkinan perombakan struktur kepengurusan dari DPW hingga ke bawah, Mardiono menegaskan seluruh keputusan akan ditempuh melalui mekanisme musyawarah yang demokratis.

“Kepengurusan sebelumnya dipimpin Pak Amri dan dilanjutkan Ibu Hellyana. Kepengurusan baru akan ditentukan melalui hasil permusyawaratan, dengan DPP turut memberikan arahan demi kepentingan PPP Bangka Belitung dan nasional,” jelasnya.

Sikap PPP soal Pilkada 2029 akan Diputuskan di Mukernas

Terkait wacana sistem pemilihan kepala daerah 2029 yang berpotensi dilakukan melalui DPRD, Mardiono menyatakan PPP akan melakukan evaluasi menyeluruh melalui Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

Baca Juga  Ingatkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas, Polda Babel Bagikan Helm Gratis ke Pengendara

“Demokrasi adalah instrumen. Tujuan utamanya adalah penguatan politik berbangsa dan bernegara. Apakah dipilih langsung atau tidak langsung akan melalui musyawarah, baik di DPR maupun dengan melibatkan ruang publik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sikap resmi PPP akan diputuskan setelah Mukernas yang direncanakan digelar usai rangkaian Muswil di 38 provinsi rampung.

“Kami mendengar masukan dari kader dan suara rakyat melalui musyawarah ini, yang nantinya menjadi dasar penentuan kebijakan PPP menghadapi Pemilu 2029,” tutupnya. (chu)

 

[Heateor-SC]